JawaPos Radar

DPR Sebut Sandiaga Uno Tinggalkan Banyak Persoalan, Apa Iya?

18/08/2018, 17:36 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
DPR Sebut Sandiaga Uno Tinggalkan Banyak Persoalan, Apa Iya?
Sandiaga Uno (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Indonesia sedang memasuki tahun politik pemilihan presiden (Pilpres) 2019 hingga lima tahun mendatang. Sandiaga Uno yang merupakan pasangan dari Prabowo Subianto dinilai belum matang dalam pemerintahan.

Seperti diketahui, Sandi yang telah lama menjadi seorang pengusaha kemudian terjun ke dunia pemerintahan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru berumur 10 bulan.

Anggota DPR Komisi VI Inas N Zubir memandang, pada saat Sandi pada masa pemerintahannya di wilayah Jakarta bersama Anies Baswedan memiliki program khusus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Jakarta melalui program Oke Oce. Namun sayangnya banyak laporan negatif mengenai mangkraknya program tersebut.

“Sandiaga Uno hanya betah 10 bulan berada di pemerintahan DKI Jaya sebagai Wakil Gubernur dengan meninggalkan program yang mangkrak yang digagas sendiri oleh Sandy sendiri,” ujarnya dalam siaran persnya kepada JawaPos.com, Sabtu (18/8).

Menurutnya, program Oke Oce ternyata bukan program UMKM dan Kewirausahaan seperti yang dijanjikan pada saat kampanye Pilkada DKI yang lalu, melainkan hanya program pelatihan kewirausahaan namun tanpa pinjaman dana bunga rendah seperti yang pernah digembar-gemborkan pada saat kampanye pilkada DKI yang lalu.

“Program yang digagas tersebut dalam hitungan waktu kurang dari 10 bulan sudah mangkrak bahkan tidak sesuai janji. Bahkan Sandi mengatakan bahwa media salah dengar,” tuturnya. 

Inas mengatakan, bukan hanya mengenai pendanaan saja, program pelatihan-nya pun tidak pernah terdengar, selain hanya mengumpulkan sekedar member di website tersebut.

Di samping itu, Inas melanjutkan lebjh jauh, realisasi program OK Otrip yang mengintegrasikan angkutan kota dengan bus Trans-Jakarta masih jauh dari target.

“Semula dalam tiga bulan diyakini seluruh pengemudi angkot sudah gabung Ok Otrip, uji coba berlangsung sejak 15 Januari 2018 hingga 15 April 2018 ternyata juga gagal,” imbuhnya.

Dengan demikian, Inas menilai, dalam berbisnis Sandiaga Uno memang sangat piawai namun belum matang dalam pemerintahan. “Sandy piawai dalam bisnis tapi tidak piawai dalam pemerintahan,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up