JawaPos Radar

Produksi Gas PHE Mencapai 776,6 MMSCFD, WMO Jadi Tumpuan

18/08/2016, 21:38 WIB | Editor: diojepe
Produksi Gas PHE Mencapai 776,6 MMSCFD, WMO Jadi Tumpuan
Kegiatan eksplorasi dan ekspoitasi PHW WMO di perairan lepas pantai Bangkalan, Madura. (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com--Harga minyak dunia turun memaksa PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) memangkas kegiatan eksplorasi dan ekspoitasi di wilayah kerjanya yang ada di perairan lepas pantai Bangkalan, Madura.

Namun, produksi gas sekitar 100 hingga 110 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan minyak sekitar 10 ribu barel per hari (BOPD), PHE WMO tetap mampu berkontribusi dalam pencapaian target induknya yakni PT Pertamina Hulu Energi (PHE).

“Produksi PHE WMO menjadi salah satu tulang punggung bagi tercapainya target produksi PHE pada semester I 2016 ini. Kami harap kinerja ini terus ditingkatkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pekerja dan lingkungan,” kata President Director PHE Gunung Sardjono Hadi.

Penegasan itu disampaikan Gunung Sardjono saat ramah tamah dengan karyawan dan warga seusai menjadi inspektur upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia yang berlangsung di areal ORF (Onshore Receiving Facility) PHE WMO di Desa Sidorukun, Gresik, Rabu (17/8).

Gunung memaparkan, produksi gas PHE sampai saat ini (year to date) sebesar 776,6 MMSCFD. PHE memproyeksikan produksi gas hingga akhir tahun mencapai 724,6 MMSCFD. Jumlah itu naik dibandingkan realisasi tahun lalu sebesar 678 MMSCFD.

Untuk minyak, PHE belum akan meningkatkan produksi karena kondisi harga minyak yang relatif masih rendah. Meski begitu, pada akhir tahun 2016, PHE mematok produksi minyak 62.613 BOPD, lebih tinggi dari target 61.000 BOPD.

Keberhasilan PHE WMO, lanjut Gunung, bukan hanya buah kerja keras karyawan dan manajemen, tetapi pastilah juga berkat dukungan seluruh pemangku kepentingan, khususnya warga di sekitar areal operasi atau pun ORF yang ada di Gresik.

“Terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah bapak dan ibu berikan sehingga PHE WMO bisa menjadi salah satu tulang punggung bagi PHE dalam pemenuhan produksi minyak dan gas. Dukungan warga sangatlah penting sehingga kegiatan operasi berjalan lancar,” kata Gunung.

Sementara itu, upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-71 Indonesia berlangsung khitmat. Upacara yang dipimpin langsung President Director PHE Gunung Sardjono Hadi ini diikuti bukan hanya pekerja pengeboran, administrasi, hingga petugas security, tetapi juga melibatkan tokoh masyarakat, pemuda dan perwakilan perangkat Desa Sidorukun, Gresik.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gunung Sardjono mengatakan, mengacu tema peringatan kemerdekaan untuk mencapai kedaulatan, Pertamina sebagai tangan negara terus meningkatkan kehadirannya.

Melayani masyarakat di setiap jengkal wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Untuk itu, Pertamina tidak hanya fokus pada bisnis semata melainkan masuk ke pedalaman hingga pulau-pulau kecil hingga ke wilayah perbatasan. (ido/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up