alexametrics

Kementan Optimistis Pasokan Cabai dan Bawang Hingga Lebaran Mencukupi

18 Februari 2020, 11:31:10 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pertanian menjamin pasokan aneka bawang dan bawang mencukupi jelang bulan suci Ramadan dan Lebaran 2020. Jaminan itu menyusul langkah-langkah antisipasi sejak dini untuk memastikan pasokan dan harga tetap stabil. Sebagai komoditas yang sensitif terhadap gejolak inflasi, bawang merah dan bawang putih menjadi fokus perhatian Kementan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan mengingatkan jajarannya untuk menggunakan data yang akurat dalam setiap analisis pengambilan kebijakan penyediaan pangan nasional.

“Data harus akurat, mengambil kebijakan harus berdasarkan data. Cara mengolah dan menyajikannya pun harus semakin maju dan modern. Cepat namun akurat. Termasuk dalam menghitung perkiraan kebutuhan dan skenario pasokan,” ungkap Syahrul Yasin Limpo.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto saat dihubungi di sela-sela kegiatan Sinkronisasi Angka Sementara Hortikultura di Semarang (14/2), mengatakan pihaknya terus menyempurnakan sistem peringatan dini berbasis data untuk mendeteksi ketersediaan pasokan komoditas strategis utamanya cabai dan bawang.

“Kami di Ditjen Hortikultura telah menyusun EWS, yang datanya berasal dari laporan terkini para petugas data di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia. Sistem tabulasi datanya tetap mengacu pada Statistik Pertanian Hortikultura Sayuran Buah Semusim (SPH-SBS) yang dikembangkan BPS. Jadi datanya valid dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Prihasto.

Menurut Anton, kuncinya adalah kedisiplinan petugas data mulai dari level kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat dalam melaporkan data luas tanam. “Dengan demikian kondisi pasokan bawang 3 (tiga) bulan kedepan bisa terpantau sejak dini, ” tambah dia.

Merujuk data EWS, Prihasto optimistis pasokan bawang merah pada bulan Februari hinga bulan Mei masih aman dengan harga yang diprediksi cenderung stabil. Pasalnya stok bawang merah pada akhir Januari tercatat 169 ribu ton dengan panen yang terus berlanjut sehingga stok kumulatif pada bulan April diperkirakan mencapai 240 ribu ton.

“Kebutuhan per bulan cukup dengan 113 ribu hingga 119 ribu ton. Jadi kalau neraca kumulatif stok bawang merah masih diatas 200 ribu, sangat aman,” imbuh Anton.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads