JawaPos Radar | Iklan Jitu

Prabowo Harusnya Cari Solusi Bagi Ojek Online, Bukan Malah Merendahkan

17 Desember 2018, 09:30:15 WIB
Prabowo Harusnya Cari Solusi Bagi Ojek Online, Bukan Malah Merendahkan
Prabowo Subianto (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto baru-baru ini melakukan kopi darat dengan ribuan pengemudi ojek online atau driver ojol di Sentul, Jawa Barat. Ia berangkat ke lokasi acara dengan naik ojek.

Analis Kebijakan Transportasi Azas Tigor Nainggolan berpendapat, upaya yang dilakukan oleh Prabowo adalah bentuk politisasi terhadap ojek online. Sebab pada November lalu, Ketua Umum Partai Gerindra itu disebut merendahkan profesi pengemudi ojek online.

Pada saat itu, Prabowo mengaku sedih banyak pemuda yang lulus sekolah kemudian menjadi pengemudi ojek online.

"Saat ini keberadaan ojek online sudah sedemikian banyak, cepat berkembang jumlahnya dan jadi penting bagi masyarakat. Keberadaan pengemudi ojek online seperti ini jelas terhormat dan dibutuhkan oleh semua kota atau daerah sebagai alat transportasi alternatif," kata Azas seperti dikutip dalam tulisannya, Senin (17/12).

Azas berpendapat, Prabowo sebaiknya memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh ojek online saat ini dibanding merendahkannya.

Ia mencontohkan, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah tidak dikendalikannya persaingan ojek online oleh aplikator yang berdampak bagi penurunan pendapatan si pengemudi. 

Di sisi lain, aplikator juga belum memberi jaminan perlindungan usaha bagi para pengemudi. Ia menilai, penyebab permasalahan ini lantaran belum adanya payung hukum tata kelola ojek online yang baik.

"Seharusnya capres Prabowo Subianto melihat dan menawarkan solusi atas kesulitan yang dihadapi oleh para pengemudi ojek online sebagai upaya memperbaiki hidup mereka," jelas dia.

"Kondisi nyata inilah yang tidak dikenali serta tidak diketahui oleh Prabowo dan tim suksesnya. Sehingga menyimpulkan dan merendahkan keberadaan profesi pengemudi ojek online sebagai sebuah kegagalan hidup seseorang," pungkasnya.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : (ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini