JawaPos Radar

OJK: Pendaftaran Aksi Korporasi Wajib Dilakukan Secara Elektronik

17/04/2018, 16:36 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
OJK: Pendaftaran Aksi Korporasi Wajib Dilakukan Secara Elektronik
Ilustrasi: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Dok. Radar Bali)
Share this image

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan, pihaknya mewajibkan emiten maupun perusahaan calon emiten melakukan pendaftaran aksi korporasi secara elektronik atau e-registration.

Hal tersebut sehubungan dengan telah terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 58/POJK. 04/2017 tentang Penyampaian Pernyataan Pendaftaran atau Pengajuan Aksi Korporasi Secara Elektronik.

Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B - OJK Djustini Septiana menjelaskan, penghapusan sistem manual tersebut diuji coba selama enam bulan terhitung sejak terbitnya regulasi, yaitu mulai Juni 2018. "Setelah enam bulan itu sudah wajib semua. Kalau ini kan kita boleh iya, boleh tidak masih pilihan," ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/4).

Djustini mengatakan, sudah ada tiga calon emiten yang memanfaatkan pendaftaran elektronik untuk proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (OJK).

Saat ini OJK baru memfasilitasi pernyataan pendaftaran elektronik untuk penawaran umum efek bersifat ekuitas, penawaran umun efek bersifat utang dan atau sukuk, dan penawaran umum berkelanjutan efek bersifat ekuitas utang dan atau sukuk.

Nantinya, OJK akan memberikan pendaftaran elektronik untuk pernyataan pendaftaran perusahaan publik, pendaftaran Hak Memesan Efek Terlebih Dulu (Right Issue). Sistem elektronik juga akan memfasilitasi pendaftaran aksi korporasi untuk pernyataan penggabungan usaha, pernyataan peleburan usaha, pernyataan penawaran tender sukarela, dan penawaran tender wajib.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up