JawaPos Radar | Iklan Jitu

Listrik dan AC Pesawat Rute Jakarta-Jogja Mati, Lion Air Minta Maaf

16 November 2018, 16:11:19 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Listrik dan AC Pesawat Rute Jakarta-Jogja Mati, Lion Air Minta Maaf
Ilistrasi armada Lion Air (Dok. JPNN / Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Lion Air menyampaikan permintaan maaf atas terganggunya sistem kelistrikan dan pendingin (AC) pesawat nomor penerbangan JT-556 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) menuju Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Jogjakarta (JOG).

"Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Agar kenyamanan penumpang bisa dijaga, mengganti pesawat yang sedianya untuk layanan JT-556 dengan pesawat Lion Air lainnya yaitu Boeing 737-900ER registrasi PK-LHL," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi, Jumat (16/11).

Ia mengatakan, JT-556 semula akan diberangkatkan menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LHI dengan total tujuh kru beserta 207 penumpang dewasa dan satu anak-anak. Pesawat telah menjalani proses pemeriksaan sebelum terbang (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

Ketika proses penumpang masuk ke pesawat selesai dan posisi pesawat masih di landas parkir (apron), sekitar pukul 21.00 WIB tiba-tiba Auxiliary Power Unit (APU), perangkat yang menyediakan sumber energi pesawat saat mesin belum berputar mengalami penurunan daya (down) sehingga menyebabkan sistem pendingin dan listrik pada pesawat terganggu. 

Oleh karena itu, untuk memastikan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penerbangan, teknisi segera melakukan pengecekan. Pengecekan yang dilakukan membutuhkan waktu, untuk itu seluruh penumpang diturunkan kembali menuju ruang tunggu keberangkatan terminal.

"Atas koordinasi dan kerja sama yang tepat antara pilot dan teknisi, kendala pada APU tersebut dapat segera teratasi dan kondisi pesawat dalam keadaan normal kembali," ungkapnya.

Lion Air telah menginformasikan penundaan keberangkatan JT-556 kepada seluruh penumpang dan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) berdasarkan ketentuan. Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi sesuai permintaan penumpang antara lain melakukan pengembalian dana (refund) menurut aturan yang berlaku.

Penerbangan JT-556 sudah diberangkatkan kembali dengan membawa tujuh kru, 200 penumpang dewasa, dan satu anak-anak. Pesawat mengudara pukul 22.50 WIB dan sudah mendarat di Jogjakarta pada 23.52 WIB. Lion Air akan meminimalisasi dampak yang timbul agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up