JawaPos Radar

Sukses di Perantauan, Bukti Keberhasilan Program Transmigrasi

Kemendes Gelar Anugerah Transmigran Teladan

16/08/2018, 16:00 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Transmigran teladan
Transmigran teladan dapat penghargaan dari Kemendes PDTT (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kembali memberikan penghargaan kepada para transmigran teladan dan pembina permukiman transmigran teladan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada para transmigran yang dianggap sukses meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi keluarga dan peran serta dalam pengembangan permukiman transmigrasi.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengungkapkan, dengan adanya penghargaan Transmigran Teladan ini secara tidak langsung menjadi bukti bahwa program transmigrasi telah berhasil melahirkan individu-individu sukses. Menurutnya, tidak sedikit jumlah masyarakat yang mampu mencapai kesejahteraan secara ekonomi setelah beralih menjadi transmigran.

"Semoga penghargaan ini dapat memberikan motivasi pada transmigran atau calon transmigran lainnya agar mengikuti jejak mereka," ujar Eko di sela acara Audiensi Transmigrasi Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi Teladan Tingkat Nasional Tahun 2018 ‘Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi Teladan Pelopor Percepatan Kemandirian Kawasan Transmigrasi’ di Gedung Makarti Muktitama, Jakarta, Kamis (16/8).

Dalam kesempatan ini, Eko membeberkan saat ini pemerintah khususnya Kemendes PDTT bukan hanya berfokus pada penyiapan lahan dan perumahan. Namun, ikut menyiapkan kebutuhan pasca panen dan menghubungkan dengan dunia usaha untuk membuat sarana pascapanen di daerah-daerah transmigrasi.

"Sudah terjadi penandatanganan 43 badan usaha terjadi kesepakatan investasi pasca panen di daerah transmigrasi yang nilainya mencapai Rp16 triliun. Ini akan memberikan nilai tambah kepada transmigran, dan membuat risikonya lebih kecil dan lebih mudah mengembangkan usahanya masing-masing," tambahnya.

Dia berpesan kepada para transmigran untuk tidak menyerah. Membangun daerah transmigrasi itu memang tidak mudah dan perlu komitmen dan perjuangan dari para transmigran. Terbukti transmigrasi mampu menciptakan 1.200 desa definitif, 400 kecamatan, 120 kabupaten, dan 2 ibu kota provinsi.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PKTrans) Kemendes PDTT, M. Nurdin mengatakan, apa yang telah diberikan pada negara, negara harus memberikan apresiasi pada para transmigran.

“Ini kan hijrah ya. Mereka bisa memberikan motivasi kepada daerah-daerah lain supaya bisa diambil pelajaran apa yang mereka miliki sehingga mereka mampu melawan tantangan lokasinya dengan usaha maksimal. Daerah lain akan belajar lebih banyak dan sharing hasil hasilnya, buat vlog-nya, bukunya, biar menginspirasi. Sehingga mereka bisa mengembangkan lagi di aspek-aspek yang lain,” terangnya.

Selain itu, Nurdin juga menambahkan, pihaknya saat ini terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi.

“Ini menjadi tantangan tersendiri. Karena sebanyak apapun infrastruktur yang disediakan oleh pemerintah jika tidak dibarengi dengan peningkatan SDM masyarakat, maka hasil pemanfaatannya tidak akan maksimal,” tuturnya.

Diketahui, Transmigran Teladan dan Pembina Permukiman Transmigrasi ini berasal dari 18 Provinsi Daerah Tujuan yang berpredikat teladan tingkat provinsi dari sejumlah 23.490 KK transmigran pada 154 unit permukiman transmigrasi di 105 kabupaten. Hadir juga mahasiswa putra-putri transmigran yang menempuh pendidikan di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up