JawaPos Radar

Alasan Jokowi Naikkan Gaji PNS dan Pensiunan 5 Persen di Tahun Politik

16/08/2018, 17:59 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Alasan Jokowi Naikkan Gaji PNS dan Pensiunan 5 Persen di Tahun Politik
Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua MPR Zulkifli Hasan di Sidang Tahunan MPR, Kamis (16/8) (Hendra Eka/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pada tahun politik 2019, Presiden Joko Widodo kembali akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara. Tidak hanya itu, Jokowi juga akan menaikkan uang pensiunan dengan besaran yang sama yakni 5 persen.

"Selain melanjutkan kebijakan penggajian yang telah dilakukan pada 2018, maka pada 2019 Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara, serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen," kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraan RAPBN 2019, di Gedung Nusantara I, Jakarta, Kamis (16/8).

Jokowi beralasan kenaikan gaji ini adalah bagian dari berbagai langkah yang juga telah dilakukan oleh pemerintah untuk memperbaiki kinerja birokrasi. Seperti penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik seperti e-procurement, Satu Data dan Satu Peta, penguatan reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas layanan publik, seperti melalui Mal Pelayanan Publik.

"Upaya perbaikan birokrasi tersebut telah meningkatkan peringkat Government Effectiveness Index Indonesia, dari peringkat 103 pada 2015 menjadi peringkat 86 pada 2016 atau naik 17 peringkat,” ungkapnya.

Di samping itu, pemerintah juga melakukan percepatan pelaksanaan reformasi di 86 kementerian/lembaga untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, mudah, cepat, dan transparan, disertai penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Selain itu, peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya.

(ce1/uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Kolaborasi APBN, BUMN, dan Swasta 16/08/2018, 17:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up