alexametrics

Marni Mulya, Hotel dengan Konsep Keluarga

16 April 2019, 05:41:57 WIB

JawaPos.com – Di antara jajaran hotel mewah dengan konsep modern yang berdiri di Kota Solo, ada sebuah hotel yang justru memilih konsep keluarga. Adalah hotel Marni Mulya.

Hotel ini berlokasi di Jalan Satrio Wibowo No 38-40, Purwotomo, Purwosari, Solo, Jateng. Hotel yang berdiri di jantung Kota Solo ini memberikan kesan tenang, nyaman dan juga sejuk untuk ditinggali oleh keluarga. Dan ini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung saat berwisata bersama keluarga di Solo.

Nama hotel ini sendiri diambil dari nama Ray. Sumarni dan Rm. Moeljadi Sastrodipuro. “Ray. Sumarni merupakan salah satu sentono dalem trah Pakubuwono IX, yang tidak lain merupakan kakak kandung dari garwo dalem PB XII Keraton Kasunanan Surakarta,” terang salah satu owner hotel Marni Mulya, Agustian Budi Prasetya kepada JawaPos.com, Senin (15/4).

Salah satu owner Hotel Marni Mulya, Agustian Budi Prasetya mengantarkan tamu menyusuri sudut hotel. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Budi melaniutkan, hotel ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1953. Akan tetapi, waktu itu masih berupa hunian biasa saja. Rumah tersebut berada di real estate pertama di Kota Solo yang sekarang lebih dikenal dengan nama Purwotomo.

“Baru kemudian 11 anak dari pemilik hunian tersebut salah satunya saya, Mbak Nina Akbar Tanjung, dan Edy Basuki menghadirkan sebuah hotel di tahun 2013,” ungkapnya.

Dan konsep yang dipilih oleh pemilik hotel berbeda dengan hotel modern lainnya. Budi berdalih, pemilihan konsep ini menyesuaikan dengan tujuan dihadirkannya hotel tersebut. Yakni untuk memberikan tempat singgah kepada teman SD, SMP dan juga SMA yang berkunjung ke Solo.

“Biasanya mereka berkunjung bersama keluarga, jadi kami memberikan tempat untuk mereka tinggal sembari berwisata di Solo,” katanya.

Hotel Marni Mulya sendiri terdiri dari 22 kamar dengan desain yang mewah. Kamar tersebut terbagi menjadi tiga tipe. Diantaranya, 2 vip room, 8 deluxe king bed dan 12 deluxe twin bed. Untuk harganya mulai dari Rp 250 ribu sampai dengan Rp 350 ribu. “Menginap di hotel ini, pengunjung juga bisa bernostalgia dengan suasana zaman dahulu. Karena kami memasang foto-foto masa lalu,” pungkasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ari Purnomo

Close Ads