JawaPos Radar

Ekspor Ikan Jateng Diprediksi Tumbuh Signifikan

16/04/2018, 17:12 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ekspor Ikan
ILUSTRASI Kinerja ekspor ikan menuju sejumlah negara diprediksi mengalami lonjakan berarti. Hal ini menyusul banyaknya aksi pencurian ikan atau illegal fishing yang berhasil dicegah. (dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kinerja ekspor ikan menuju sejumlah negara diprediksi mengalami lonjakan signifikan. Hal ini menyusul banyaknya aksi pencurian ikan atau illegal fishing yang berhasil dicegah oleh jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM) Kota Semarang, Gatot R Perdana mengungkapkan pemberantasan illegal fishing cukup berdampak positif terhadap peningkatan hasil tangkapan ikan di lautan lepas.

"Makanya, saya optimistis pertumbuhan ekspornya naik signifikan. Karena hasil tangkapan ikan saya perkirakan bulan ini mulai meningkat," saat ditemui di kantornya usai acara pekan pelayanan publik dan sambung rasa BKIPM, Manyaran, Senin (16/4).

Gatot menuturkan, kinerja positif KKP itu berujung pada mendominasinya sejumlah komoditi laut pada transaksi ekspor dari Jawa Tengah menuju sejumlah negara tujuan. Komoditi yang dimaksud antara lain, ikan kakap, tengiri, rajungan, cumi, kepiting, udang. 

"Dan itu aktivitas ekspornya menuju negara-negara Asia dan Eropa frekuensinya sangat tinggi sampai saat ini," sambungnya.

Pihaknya juga menyampaikan terdapat empat pabrik ikan yang mendapat penghargaan dari BKIPM. Mereka antara lain, PT Maya Food, PT Jala Sembilan, PT Mitra Kargo dan PT Aquafarm.

Penghargaan diberikan karena mereka mampu meningkatkan kedisiplinan, ketelitian, kepatuhan dalam melakukan karantina ikan serta penguatan kerjasama yang berjalan dengan baik.

"Kita tetap berikan peningkatan layanan yang ramah, pembayaran izin karantina berbasis online serta inovasi-inovasi yang mumpuni," tegasnya. 

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up