alexametrics

Potensi Besar Wisata Halal untuk Tarik Turis Global

15 November 2019, 14:56:48 WIB

JawaPos.com – Ekonomi syariah menjadi salah satu potensi besar yang dapat berkembang di Indonesia. Untuk mendukung itu, sektor pariwisata menjadi andalan guna menarik wisatawan global melalui program wisata halal.

Dunia internasional pun telah menyadari potensi baru wisata halal ini. Indonesia sendiri berhasil menduduki posisi pertama di dunia dalam hal penilaian rating index milik Global Muslim Travel Index dan Indonesia Muslim Travel Index.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Doddy Budi Waluyo mengatakan, produk atau layanan halal tidak hanya terbatas pada dunia berpenduduk muslim. “Industri halal adalah fenomena global dan seharusnya tidak lagi hanya dikaitkan dengan agama. Label halal berfungsi sebagai pengidentifikasi bagi konsumen untuk membuat keputusan (pembelian) yang lebih tepat,” katanya dalam acara Indonesia Halal Tourism Summit 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (15/11).

Sebagai target pasar, lanjut dia, pariwisata halal tidak Iagi menjadi kebutuhan bagi kalangan terbatas saja. Tuntutan adanya konsep halal telah berkembang sangat pesat dan hal ini harus menjadi pertimbangan utama dalam pengembangan wisata di Indonesia.

“Jelas bahwa produk atau layanan halal tidak hanya terbatas pada dunia Muslim. Industri halal adalah fenomena global dan seharusnya tidak lagi hanya dikaitkan dengan agama. Label halal, misalnya, telah menjadi simbol kualitas yang baik (thoyyib) dan berfungsi sebagai pengidentifikasi bagi konsumen, baik itu muslim atau nonmuslim, untuk membuat keputusan yang lebih tepat,” tambah dia.

Di sektor pariwisata halal, BI mengajak masyarakat ekonomi syariah serta PHHI serta Kementerian Pariwisata untuk turut mengelola kegiatan ini. Dengan pertumbuhan fasiiitas, perbaikan kualitas, dan dukungan sistem perbankan, pariwisata halal di Indonesia akan semakin meningkatkan daya tarik dan memberikan tingkat kenyamanan lebih bagi turis muslim maupun nonmuslim yang datang.

“Konsumen di seluruh dunia, baik muslim maupun nonmuslim, semakin mencari pilihan etis. Ketika industri halal terus mengglobal karena meningkatnya permintaan internasional, maka Indonesia harus memanfaatkan industri halal ini dan berusaha untuk menghasilkan barang dan jasa yang bersifat halal,” tuturnya.

Pihaknya secara konsisten akan mengawasi pengembangan industri pariwisata halal di Indonesia. Hal tersebut agar terwujudnya ekosistem pariwisata yang baik yang mendukung berkembangnya pariwisata haIaI di Indonesia.

“Pemerintah secara konsisten memulai berbagai inisiatif untuk memastikan pengembangan pariwisata halal kami secara konsisten dan komprehensif. Ini karena kami menyadari potensi besar dari pariwisata halal, yang tidak hanya terbatas pada pasar Indonesia tetapi juga dalam konteks meningkatnya permintaan global,” tutupnya.

Ada sepuluh provinsi dengan destinasi wisata halal unggulan yang terlibat. Di antaranya adalah Aceh, Riau dan Kepulauan Riau, Sumatera Barat, DKl Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, serta Nusa Tenggara Barat.

Editor : Fadhil Al Birra

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads