JawaPos Radar | Iklan Jitu

Migas Bikin Angka Impor Indonesia Membengkak, Ini Respons Jonan

15 November 2018, 15:31:33 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Migas Bikin Angka Impor Indonesia Membengkak, Ini Respons Jonan
Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan impor Indonesia meningkat 23,66 persen di Oktober dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan nilai impor USD 17,62 miliar. Kenaikan tersebut disumbangkan oleh impor migas yang naik 26,97 persen.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan merespon, kenaikan tersebut wajar mengingat impor migas digunakan sebagai bahan bakar untuk konsumsi maupun kegiatan produktif.

"Kan ini sebagai alat produksi, walaupun digunakan oleh konsumen itu kan digunakan untuk berkegiatan," ujarnya saat ditemui di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (15/11).

Menurut Jonan, masih tingginya angka impor migas yang menyebabkan defisit neraca perdagangan bisa di atasi dengan meningkatkan dari sisi ekspor non migas. 

Dia pun menyinggung soal tingginya impor migas yang dianggap menjadi penyebab angka impor membengkak. Namun menurutnya defisit ini bisa diatasi dengan menggenjot ekspor non migas. Menurutnya saat ini ekspor non migas masih minim.

Jonan mencontohkan, seperti halnya negara Tiongkok ekspor komoditas non migas lebih besar sehingga tak ada masalah defisit. Sama dengan Tiongkok, negara Singapura pun dapat terjaga meskipun impor migas mereka besar langaran keterbatasan sumber daya alam.

"Singapura punya minyak enggak? itu impor semua kan. Kenapa mata uangnya masih kuat? (ekspornya tinggi) iya," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up