JawaPos Radar | Iklan Jitu

Bos Bappenas: Produksi Air Kelapa RI Kalah Dibanding Filipina

15 November 2018, 03:10:59 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Bos Bappenas: Produksi Air Kelapa RI Kalah Dibanding Filipina
Ilustrasi (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Posisi Indonesia sebagai salah satu raksasa produsen kelapa di dunia digeser oleh Filipina dan Sri lanka. Bahkan dalam pengolahan maupun pangsa pasarnya secara global.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro. Kenyataan itu didapat saat sedang berkunjung ke sejumlah negara.

"Sekarang ini yang lagi berkembang di luar negeri itu air kelapa. Di luar negeri ini lagi mainstream. Beberapa kali saya transit di Singapura, main ke lounge itu ternyata ada coconut water. Ternyata saya cek itu yang buat Filipina," ujarnya di Kementerian PPN, Jakarta, Rabu (14/11).

Kondisi serupa, lanjut Bambang, terjadi di negara lainnya. Produk olahan air kelapa yang dijual di sebuah resto Indonesia usut punya usut berasal dari Sri Lanka.

"Ada resto Indonesia, Es Teller 77. Jual coconut water. Ketika saya minum dan lihat mereknya itu buatan Sri Langka," ungkapnya.

Melihat fakta tersebut, mantan Menteri Keuangan itu berharap Indonesia sebagai raja produsen kelapa dunia bisa bersaing dalam pasar global. 

"Kalau bisa semua air kelapa di dunia seperti Coca Cola, bisa membuat orang tidak tau jenis minumannya apa, taunya Coca Cola. Nah Indonesia harusnya punya untuk yang produk air kelapa," tutupnya.

Sekedar informasi, data Organisasi Pertanian dan Pangan Dunia (FAO), mencatat Indonesia sebagai produsen terbesar kelapa. Pada 2016, produksi kelapa nasional mencapai 17,7 juta ton dan meningkat lagi pada 2017 lalu menjadi 18,3 juta ton. Empat negara yang produksi kelapanya di bawah Indonesia, adalah Filipina, India, Brasil, dan Sri Lanka. 

 

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up