JawaPos Radar

September 2018, Ekspor RI ke Korea Selatan Meningkat Tajam

15/10/2018, 18:14 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
September 2018, Ekspor RI ke Korea Selatan Meningkat Tajam
Ilustrasi kegiatan ekspor impor. (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Negeri Korea Selatan menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia pada September 2018. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia berhasil mencatatkan peningkatan nilai ekspor hingga USD87,5 juta ke negeri ginseng dibandingkan Agustus 2018.

Adapun komoditas yang mengalami peningkatan ekspor ke Korsel di antaranya biji logam, perhiasan permata hingga bahan bakar mineral.

“Ekspor ke Korea Selatan meningkat 13,33 persen bulan ini disusul India 3,30 persen, Italia 6,46 persen dan Thailand 0,48 persen,” kata Deputi Bidang Statistik BPS, Yunita Rusanti, di Jakarta, Senin (15/10).

Untuk Bangladesh, juga mengalami peningkatan impor minyak nabati dari Indonesia. Nilainya tak tanggung-tanggung yakni mencapai USD 66,6 juta. Sayangnya, peningkatan ekspor itu lebih rendah dibandingkan angka penurunannya.

Tercatat, angka ekspor Indonesia terperosok paling dalam ke Tiongkok hingga -USD182,6 juta. Dimana penurunan tersebut dikontribusi dari produk kimia, lemak dan minyak hewan nabati, biji kerak dan abu logam.

Sementara ekspor ke Jepang turun hingga USD 150 juta yang dikontribusi dari kelompok perhiasan permata, pakaian jadi bukan rajutan hingga bahan kimia organik.

Untuk Singapura, impornya dari Indonesia juga mengalami penurunan senilai -USD122,8 juta yang terdiri dari kelompok mesin dan peralatan listrik, permata serta benda-benda dari besi dan baja.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up