JawaPos Radar

Rupiah Hijau, Pasar Obligasi Diproyeksi Ikut Menghijau

15/03/2018, 11:46 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rupiah Hijau, Pasar Obligasi Diproyeksi Ikut Menghijau
ilustrasi penukaran uang di money changer (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri kembali diharapkan dapat bertahan dalam tren kenaikannya seiring masih adanya imbas positif dari laju rupiah.

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada berharap, aksi beli dari pelaku pasar kian meningkat dengan memanfaatkan masih rendahnya sejumlah harga obligasi dalam negeri.

Reza menjelaskan, sentimen yang sama masih mempengaruhi laju pasar obligasi dalam negeri. Kian membaiknya rupiah memberikan sentimen positif pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri.

Masih melemahnya imbal hasil obligasi AS turut memberikan sentimen positif pada pasar obligasi sehingga berimbas pada kenaikan sejumlah seri obligasi.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 6,80 bps, tenor menengah (5-7 tahun) turun 4,75 bps, dan panjang (8-30 tahun) turun 6,41 bps.

Kembalinya aksi jual membuat sejumlah seri obligasi berada di zona merah. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±10 tahun dengan harga 97,92 persenmemiliki imbal hasil 6,10 persen atau turun 0,05 bps dari sebelumnya di harga 97,72 persen memiliki imbal hasil 6,14 persen.

Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 102,42 persen memiliki imbal hasil 7,27 persen atau turun 0,08 bps dari sehari sebelumnya di harga 101,57 persen memiliki imbal hasil 7,35 persen.

"Tetap mewaspadai masih adanya sejumlah sentimen yang dapat menahan potensi pembalikan arah naik dari sejumlah obligasi,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up