alexametrics

Setahun Terakhir, Impor Pertamina Melejit Hingga Rp 977,1 Miliar

15 Februari 2019, 14:01:22 WIB

JawaPos.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor avtur dengan kode HS27101981 melejit dalam setahun terakhir atau periode Januari 2018 – hingga Januari 2019. Pada Januari 2019 impor avtur tercatat sebesar 121,1 ribu ton senilai USD 69,3 juta atau sebesar Rp 977,1 miliar (kurs Rp 14.100).

Sementara itu pada Januari 2018 impor avtur tercatat sebesar 85,8 ribu ton dengan nilai USD 56,5 juta atau Rp 796,5 miliar.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengakui terjadi kenaikan secara year on year. Namun, pihaknya tidak mengetahu persis penyebab kenaikan impor tersebut.

“Iya memang naik ya yoy, mungkin karena kebutuhannya juga naik,” kata dia kepada JawaPos.com, Jumat (15/2).

Sementara itu, Direktur Statistik Distribusi BPS Anggoro Dwitjahyono mengatakan, impor avtur secara nilai memang menunjukkan kenaikan.Menurut dia, kenaikan ini juga berdampak kepada penumpang.

“Nilai naik. Ketika posisi avtur naik, ke penumpang. Tren secara volume turun, harganya yang naik,” tuturnya.

Sepanjang Januari-Desember 2018, impor avtur tercatat 1,22 juta ton atau senilai USD 861,2 juta. Secara volume memang menunjukkan penurunan 20,7 persen dibandingkan periode yang sama 2017 sebesar 1,54 juta ton. Namun secara nilai menunjukkan kenaikan 4,3 persen, dari periode yang sama 2017 sebesar USD 825,3 juta.

Kendati demikian, Anggoro menyebut kenaikan ini tidak berkolerasi dengan sektor pariwisata. “Tidak berkolerasi dengan pariwisata,” tandas dia.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi



Close Ads
Setahun Terakhir, Impor Pertamina Melejit Hingga Rp 977,1 Miliar