alexametrics

Asosiasi Maskapai: Jika Pertamina Turunkan Avtur, Tiket Juga Turun

15 Januari 2019, 16:37:40 WIB

JawaPos.com – Harga avtur yang masih tinggi membuat maskapai berpikir keras menentukan tarif tiket. Sebab, bahan bakar menjadi komponen yang berkontribusi besar dalam penghitungan harga tiket.

Ketua Umum Indonesian National Air Carriers Association (INACA) I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara memahami kondisi avtur yang sulit diturunkan. Hal itu membuat pihaknya bergantung kepada keputusan pertamina untuk menurunkan harga bahan bakar tersebut.

“Saya tidak juga memaksa diturunkan, tapi saya sampaikan ke masyarakat bahwa jika pertamina bisa turun maka kami juga bisa turun (harga tiket),” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Selasa (15/1).

Saat ini, Ari belum mendapat komitmen pasti terkait penurunan harga avtur. Jika benar bisa diturunkan, dipastikan harga tiket pesawat ke sejumlah destinasi favorit bisa lebih murah.

“Kami belum dapat konfirmasi definitif dari pertamina, belum dapat konfirmasi dari AP I dan AP II, tapi kami sudah dapat komitmen verbal saja. Sekarang saja Jakarta-Surabaya sudah bisa Rp 500 ribu, Jakarta-Jogja juga bisa Rp 300-400 ribuan,” kata dia. 

Sekedar informasi, mengacu situs Pertamina Aviation, harga Avtur setiap lokasi berbeda. Misalnya, untuk Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, harga Jet A-1 dibandrol Rp 9.800 per liter ke pengiriman pesawat. Sementara di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng harga Jet A-1 yang dijual Pertamina ke pengiriman pesawat sebesar Rp 8.410 per liter. 

Adapun harga Jet A-1 di bandara Juanda Surabaya sebesar Rp 9.080 per liter. Sementara di Bandara Frans Kaisiepo Biak Papua mencapai Rp 11.280 per liter. Adapun harga ini belum termasuk PPN 10 persen dan pajak penghasilan 0,3 persen, harga tersebut juga tidak berlaku untuk penerbangan internasional.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi



Close Ads
Asosiasi Maskapai: Jika Pertamina Turunkan Avtur, Tiket Juga Turun