alexametrics

Bertemu Perdana Menteri Jepang, Ini Yang Dibahas Luhut

14 Desember 2017, 19:53:56 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia memastikan kerjasama bilateral dengan Pemerintah Jepang akan terus ditingkatkan, termasuk sejumlah proyek-proyek yang kini tengah direncanakan dan tengah dikerjasamakan.

Menjelang perayaan 60 tahun hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia pada Januari 2018, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan bertemu Perdana Menteri Shinzo Abe di Tokyo pada Rabu (13/12). Dalam kunjungan kali ini, Luhut membawa misi menjaga persahabatan kedua negara.

Luhut mengungkapkan, pertemuan tersebut juga membahas proyek kerja sama yang sudah terjalin antara Indonesia dan negeri matahari terbit tersebut. Dirinya diminta oleh Abe agar Indonesia segera merealisasikan proyek yang sudah disepakati.

“Mengenai proyek-proyek Jepang-Indonesia, PM Abe mendorong semua supaya bisa jadi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/12).

Khusus mengenai pengerjaan jalur kereta api Jakarta – Surabaya, lanjut Luhut, pihaknya memastikan jika proyek tersebut studinya akan rampung pada Maret 2018 mendatang. Disamping itu, dirinya menegaskan jika komitmen kerja sama dengan Jepang akan tetap berlangsung.

“Jadi jangan sampai nanti ada orang lain (selain Jepang-red) bisa mendanai lebih murah, tapi kita (tetap) ambil mereka (Jepang-red),” terangnya.

“Jangan sampai pembengkakan hutang berlebihan yang tidak jelas pengembaliannya. Indonesia sekarang tuh sudah berbeda dengan dulu, tidak bisa asal berhutang saja. Kita betul-betul hitung dengan cermat,” tambahnya.

Disamping itu, mantan Menkopolhukam itu juga tidak ingin pembiayaan proyek kereta itu membebani keuangan negara, meskipun Jepang pernah berjasa pada Indonesia di masa lalu.

“Kalau kita lihat APBN Indonesia pada awal-awal 1970-an itu hampir setengahnya (dibantu dengan soft loan dari Jepang), sehingga (ekonomi) kita bisa bangkit,” jelas dia.

Sementara dari sektor energi, Shinzo Abe mendorong Inpex Corporation agar masuk kembali dalam pengelolaan Blok Mahakam.

“(Terkait blok) Mahakam, Beliau tadi juga dorong segera masuknya Inpex lagi ke dalam karena sekarang bulan Desember itu kan 100 persen dimiliki oleh Pertamina. Mengenai (eksplorasi) blok Masela dia juga dorong supaya segera jalan,” pungkasnya.

Editor : admin

Reporter : (hap/JPC)

Bertemu Perdana Menteri Jepang, Ini Yang Dibahas Luhut