JawaPos Radar | Iklan Jitu

Merpati Tak Jadi Divonis Pailit, Ini Respons Kemenkeu

14 November 2018, 17:52:33 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Merpati Tak Jadi Divonis Pailit, Ini Respons Kemenkeu
Ilustrasi (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Majelis Hakim Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan proposal perdamaian yang diajukan oleh Merpati Airlines. Itu artinya, si burung besi bisa terbang lagi.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Isa Rahmatarwata menyambut positif keputusan dari pengadilan. Namun, pihaknya tetap menegaskan jika hasil tersebut hanya awal dari sekian banyak proses untuk membangkitkan kembali Merpati.

"Seperti yang sudah disampaikan Bu Menteri (Sri Mulyani), Kemenkeu itu concern dengan program kerja, bussines plan yang kredibel. Itu penting banget. Persertujuan pengadilan untuk memberikan PKPU tidak kemudian berarti semuanya sudah beres," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/11).

Isa menambahkan, pihaknya akan terus mengikuti perkembangan dari proses kebangkitan Merpati. Pihaknya tidak ingin upaya positif itu malah menjadi kerugian bagi negara.

"Kita ingin melihat, proposal yang masuk menangani Merpati, itu kredibel. 

Tentu kita enggak happy kalau kemudian kita mendapatkan proposal yang tidak kredibel, apalagi kemudian diikuti permintaan bahwa utang-utang kita, jaminannya dilepaskan. Nah gimana ini, proposal enggak kredibel, jaminannya disuruh lepas," jelas dia.  

Lebih lanjut, ia menyebut jika pihak investor maupun Merpati menerima pandangan Kementerian Keuangan terkait proposal yang kredibel. Oleh karena itu, Isa menyebut burung besi plat merah itu akan kembali mengajukan proposal yang lebih konkrit agar bisa dilepaskan jaminan-jaminan atas utang mereka.

"Dari pihak Merpati atau calon investor bisa menerima pandangan Kemenkeu, keliatannya. Mereka akan maju lagi dengan proposal yang lebih konkret dengan menuntut atau meminta dilepaskannya jaminan-jaminan atas utang mereka dari kemenkeu. Itu makanya harus ditinjau lagi," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up