JawaPos Radar | Iklan Jitu

3 Faktor Penyebab Pasar Motor Bekas Meriah di Indonesia

14 November 2018, 20:57:36 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
3 Faktor Penyebab Pasar Motor Bekas Meriah di Indonesia
Motor bekas berkualitas banyak di jual melalui lembaga pembiayaan Adira. (Wilfridus Zenobius Kolo / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pasar motor bekas di Indonesia terus tumbuh dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini memberikan peluang yang baik untuk pengembangan bisnis diler penjualan motor bekas dan lembaga pembiayaan untuk kredit yang menyediakan motor berkualitas dengan harga terjangkau.

Terlepas dari peluang bisnis yang menggiurkan ini, ada beberapa faktor yang membuat  pasar motor bekas saat ini diminati masyarakat. Tidak hanya untuk kalangan menengah ke bawa tetapi juga untuk mereka yang memiliki aspek finansial yang baik.

Terkait fenomena ini, Head National Use Motorcycle Adira Finance, Sugianto menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang meminati motor bekas dan akhirnya memilihnya menjadi tunggangan harian selain karena harganya yang lebih terjangkau juga ada kecenderungan beberapa pehobi motor yang suka gonta-ganti motor.

Berkut beberapa alasan yang disampaikan petinggi Adira Finance pada JawaPos.com, beberapa waktu lalu menanggapi perkembangan pasar motor bekas di Tanah Air.

Pertama, kerena kebutuhan transportasi jarak dekat. Sugianto menjelaskan banyak pembeli motor bekas mempertimbangakan harga motor baru yang tinggi. Apalagi bila terget keperluannya hanya untuk perjalanan jarak dekat sehingga motor bekas menjadi pilihan.

"Sebenarnya mereka yang beli motor bekas tergetnya untuk transportasi jarak dekat. Kalau untuk transportasi jarak jauh, sudah ada berbagai moda transportasi umum seperti bus, kereta dan yang lainnya. Untuk kepentingan itu, maka mesuyarakat mencari solusi dengan membeli motor bekas. Misalnya hanya untuk mengantarnya ke stasiun kereta," kata Sugianto saat berbincang dengan JawaPos.com, di Pondok Indah Mall, Jakarta.

Kedua, pertimbangan harga dan kualitas. Masyarakat saat ini sudah pandai memilih barang dengan pertimbangan harga dan kualitas barang. Misalnya motor. Bagi sebagian orang yang tidak memiliki dana cukup untuk membeli motor baru, mereka pasti berpikir untuk mencari motor dengan harga yang murah dengan referensi bahwa saat ini banyak motor yang masih bagus yang tersedia di pasar motor bekas.

"Bagi mereka yang punya finansial terbatas, mereka akan mencari referensi motor murah dengan kualitas yang lumayan banyak. Dengan perkembangan teknologi informasi yang  pesat, mereka bisa mencari referensi tempat yang tepat untuk mendapatkan motor bekas murah dengan kualitas lumayan," sebutnya.

Ketiga, kecenderungan orang Indonesia yang suka gonta-ganti motor. Ada sebagian orang yang punya kecenderungan mengikuti tren motor yang ada di pasar. Bila ada motor baru mereka ingin memilikinya sehingga secara otomatis motor second-nya di jual ke pasar motor bekas, untuk mendapatkan tambahan membeli motor baru impiannya.

"Banyak motor baru yang meluncur di Indonesia setiap tahunnya. Bagi mereka yang doyan mengikuti tren, biasanya menjual motor second-nya ke pasar atau melakukan tukar tambah. Motor yang di jualnya biasanya masih memiliki kualitas yang baik sehingga bisa di putar atau di jual lagi oleh pemain di pasar motor bekas. Ini termasuk faktor yang membuat motor bekas terus ada di pasar," bebernya.

Ketiga hal tersebut membuka peluang bisnis motor bekas terus tumbuh dan terjaga. Ia meyakini selama masih banyak pengguna motor yang berkeliaran di jalan raya, pasar motor bekas akan terus berkembang.

 

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up