JawaPos Radar

Diingatkan Janji Traktir Oleh Pengusaha, Ini Respons Sri Mulyani

14/09/2018, 20:30 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Diingatkan Janji Traktir Oleh Pengusaha, Ini Respons Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Hendra Eka/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab pemberitahuan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani soal perjanjian traktir. Keduanya bersepakat untuk mentraktir siapa saja yang asumsi pertumbuhan ekonominya tepat pada akhir 2018 mendatang.

"Saya harus neraktir beliau karena asumsi APBN kita 5,4 persen. Jadi kalau di 5,2 saya teraktir," ujarnya di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/9).

Lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, dirinya mengaku siap mentraktir Hariyadi seorang apabila asumsinya tepat sasaran di akhir tahun.

Namun, dirinya dengan sedikit tersenyum menolak mentraktir seluruh pengusaha.

"Kalau Pak Hariyadi sendiri nggak apa-apa. Asal nggak bawa seluruh ruangan ini, saya nggak kuat," tuturnya seraya tertawa.

Sebelumnya, Hariyadi menyebut pihaknya bersama Sri Mulyani pernah saling janjian untuk mentraktir jika target pertumbuhan ekonomi dari asumsi masing-masing pihak bisa tercapai.

Dari Apindo, proyeksi mereka ada di angka 5,2 persen. Sementara itu, target pemerintah sebesar 5,4 persen.


"Kami mau ingatkan dengan Ibu Sri Mulyani, soal pertumbuhan ekonomi di Indonesia, Apindo waktu itu mengeluarkan angka 5,2 persen, Sri Mulyani bilang 5,4 persen, waktu itu kami janjian kan ya Bu? Kalau di bawah 5,2 persen Ibu traktir kami," kata Hariyadi di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/9).


"Tapi sebaliknya kalau di atas 5,4 persen kami traktir Ibu," sambungnya disambut tawa peserta.


Seperti diketahui, dalam asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan sebesar 5,4 persen.


Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2018 sebesar 5,27 persen. Angka tersebut tumbuh lebih tinggi daripada kuartal I 2018 sebesar 5,06 persen. Secara tahun kalender, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,17 persen.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up