JawaPos Radar

Bangun 3 Bendungan, LMAN Bayar Lahan Penduduk Senilai Rp 216 Miliar

14/09/2018, 07:19 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Bangun 3 Bendungan, LMAN Bayar Lahan Penduduk Senilai Rp 216 Miliar
Ilustrasi pembangunan infrastruktur bendungan jadi prioritas pemerintah untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksinya (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur yang bersentuhan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kali ini dilakukan dengan mewujudkan pembangunan tiga bendungan.

Ketiga bendungan yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) itu meliputi Bendungan Pidekso di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu, Bandar Lampung, serta Bendungan Tiga Dihaji, Kabupaten Oku Selatan Propinsi Sumatera Selatan.

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menyelesaikan proses ganti rugi pembayaran lahan milik warga diketiga bendungan tersebut.

Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari mengatakan pelaksanaan pembayaran ganti rugi secara serentak bagian dari upaya LMAN untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional.

“Dalam proses pembayaran ini melibatkan beberapa lembaga dan verifikator untuk memastikan bahwa dana yang dibayarkan tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip-prinsip good corporate governance”, ujar Rahayu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/9).

Total dana untuk ketiga PSN Bendungan yang dibayarkan mencapai Rp 216 miliar. Rinciannya sebesar Rp 46,2 miliar untuk Bendungan Pidekso, Rp 103,4 miliar untuk Bendungan Way Sekampung dan sebesar Rp 65,9 miliar untuk pembebasan lahan Bendungan Tiga Dihaji.

Ketiga bendungan tersebut merupakan PSN yang lahannya didanai oleh LMAN dengan mekanisme pembayaran langsung. Pembayaran dilakukan setelh melalui beberapa proses dan verifikasi yang melibatkan Kementerian/Lembaga/Badan terkait seperti Kementerian ATR/BPN, KPPIP maupun BPKP.

Dengan adanya Bendungan Pidekso, Way Sekampung maupun Tiga Dihaji, diharapkan akan terjadi peningkatan pasokan air baku, air irigasi maupun tenaga listrik di sekitar Kawasan Wonogiri, Pringsewu serta Oku Selatan dan kota-kota di sekitarnya.

Potensi pariwisata juga merupakan salah satu dampak yang tak kalah penting untuk diperhitungkan dan dapat menggerakkan roda perekonomian bagi masyarakat sekitar.

(ask/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up