JawaPos Radar | Iklan Jitu

Saran Ekonom Soal Rencana Jokowi Mau Tambah Dua Kementerian, Katanya

14 Maret 2019, 20:16:07 WIB
Saran Ekonom Soal Rencana Jokowi Mau Tambah Dua Kementerian, Katanya
()
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan pembentukan dua kementerian baru atau menambah menteri baru, yakni untuk investasi dan khusus ekspor. Pasalnya, perekonomian nasional selalu dihadapkan pada persoalan defisit transaksi berjalan dan defisit neraca perdagangan.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Fadhil Hasan menilai rencana tersebut justru hanya menyebabkan inefisiensi di pemerintahan. Akibatnya rencana itu justru berpotensi menghambat upaya pemerintah untuk memperbaiki perekonomian.

"Kalau dibikin lembaga baru ya nggak efisien," ujarnya saya ditemui di Jakarta, Kamis (14/3). 

Saran Ekonom Soal Rencana Jokowi Mau Tambah Dua Kementerian, Katanya
Ekonom INDEF Fadhil Hasan (Hana Adi/JAWAPOS.COM)

Fadhil justru menyarankan agar Jokowi mengoptimalkan program-program yang sudah dijalankan pemerintah. Sebut saja salah satunya Online Single Submission (OSS). 

Menurut dia, program-program yang sudah dijalankan saat ini sudah baik. Hanya saja, perlu dijalankan dan diawasi secara tepat. 

Di sisi lain, peningkatan ekspor juga dapat dioptimalkan dengan melalui masuknya investasi ke dalam negeri. Nantinya, modal dari investor bisa dimanfaatkan untuk membangun industri yang bisa memenuhi pasar global. 

"Pendekatan jangan membentuk lembaga baru menurut saya. Iklim investasi di perbaiki. Insentif untuk ekspor benar-benar signifikan. Regulasi dihilangkan," tandasnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Hana Adi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini