JawaPos Radar

Menguatnya Rupiah Bisa Jadi Angin Segar Untuk Pasar Obligasi

14/03/2018, 10:21 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Menguatnya Rupiah Bisa Jadi Angin Segar Untuk Pasar Obligasi
RUpiah pagi ini dibuka menguat terhadap Dolar Amerika Serikat (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri diharapkan dapat mempertahankan tren kenaikannya seiring imbas positifnya laju rupiah dan kian meningkatnya aksi beli dari pelaku pasar yang memanfaatkan masih rendahnya sejumlah harga obligasi dalam negeri.

"Kian membaiknya Rupiah memberikan sentimen positif pada pergerakan pasar obligasi dalam negeri," kata Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (14/3).

Menurutnya, meski laju USD terapresiasi seiring dengan pelemahan JPY dan naiknya sejumlah imbal hasil obligasi AS namun, tidak menyurutkan pasar obligasi dalam negeri untuk menguat.

"Meningkatnya jumlah penawaran dan penyerapan lelang obligasi turut menambah sentimen positif," imbuhnya.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 7,51 bps, tenor menengah (5-7 tahun) turun 7,47 bps, dan panjang (8-30 tahun) turun 4,07 bps.

"Kembalinya aksi jual membuat sejumlah seri obligasi berada di zona merah," ucapnya.

Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±10 tahun dengan harga 97,72 persen memiliki imbal hasil 6,14 persen atau turun 0,02 bps dari sebelumnya di harga 97,62 persen memiliki imbal hasil 6,17 persen.

Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 101,57 persen memiliki imbal hasil 7,35 persen atau turun 0,05 bps dari sehari sebelumnya di harga 101,08 persen memiliki imbal hasil 7,39 persen.

"Meski demikian, tetap mewaspadai masih adanya sejumlah sentimen yang dapat menahan potensi pembalikan arah naik dari sejumlah obligasi," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up