alexametrics

Faisal Basri Berharap Tol Laut Tak ‘Dicuekin’ Presiden Terpilih 2019

14 Februari 2019, 18:29:10 WIB

JawaPos.com – Pengamat ekonomi Faisal Basri berharap siapapun yang memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 bisa fokus membangun infrastruktur tol laut. Menurut dia, sektor tersebut dapat semakin mendorong efisiensi logistik dalam negeri.

Alhasil, nantinya harga barang maupun komoditas di dalam negeri tidak terjadi perbedaan yang cukup signfikan seperti saat ini. Durian misalnya, Faisal menyebut harga di Jakarta rata-rata sebesar Rp 30 ribu per buahnya. Sementara di Palembang hanya Rp 10 ribu.

Selain itu, harga duku per kilogramnya sebesar RP 5000 di daerah Pontianak, Kalimantan Barat ketika masa panen. Ketika dijual ke daerah Malang, Jawa Timur, harga duku tersebut melonjak hingga Rp 49.490 per kilogram.

“Ini harga produk yang sama buatan lokal di berbagai daerah beda-beda. Di daerah produsen dan daerah lain itu harganya jomplang,” ujarnya dalam diskusi di Restoran Rantang Ibu, Jakarta, Kamis (14/2).

Minimnya pembangunan infrastruktur tol laut juga membuat harga komoditas di dalam negeri kalah dengan beberapa produk impor. Dia mencontohkan, harga jeruk lokal yang dipasarkan di Malang dijual dengan harga Rp 32.950 per kg, sementara produk impor di wilayah yang sama sebesar Rp 27.950 per kg.

Faisal berpendapat, mahalnya harga komoditas itu disebabkan karena distribusi logistik lebih banyak menggunakan truk. Apalagi, pemerintah juga begitu gencar membangun infrastruktur darat.

“Karena semua diangkut pakai truk. Ini semakin kukuh dengan dibangunnya tol Trans Sumatera dan Trans Jawa,” kata Faisal.

Mahalnya ongkos distribusi truk, lanjut dia, dipicu oleh kapasitas angkut yang kecil. Dia mengatakan, rata-rata truk yang bisa mengangkut logistik hanya sebesar 10 ton. Sementara, kapal memiliki kapasitas angkut ribuan kali lebih besar dibanding truk. 

Dengan demikian, produsen bisa menghemat biaya ongkos mereka. “Mangga dari Brazil, Pakistan, Tiongkok diangkut pakai kapal. Ongkos angkut mereka murah,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi

Faisal Basri Berharap Tol Laut Tak 'Dicuekin' Presiden Terpilih 2019