JawaPos Radar | Iklan Jitu

April 2019, Jokowi Cairkan Bansos PKH, Mensos: Tidak Terkait Politik

13 Desember 2018, 08:33:37 WIB
April 2019, Jokowi Cairkan Bansos PKH, Mensos: Tidak Terkait Politik
Presiden Joko Widodo. (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tahun depan, Program Keluarga Harapan (PKH) bisa jadi bakal dinanti-nati oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bukan hanya anggarannya yang akan naik dua kali lipat dari Rp 19 triliun hingga Rp 38 triliun. Waktu pencairannya juga dipercepat mulai Januari.

Sebelumnya, penyaluran bantuan sosial PKH dicairkan pada Februari, Mei, Agustus dan November. Namun, khusus pada 2019 bantuan PKH akan cair pada Januari, April, Juli dan Oktober. 

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penyaluran bantuan dimajukan agar KPM bisa menikmati bantuan lebih cepat dengan indeks lebih besar. 

“(Bantuan) dimajukan karena kita ingin KPM dapat bantuan lebih cepat dengan indeks yang lebih besar KPM dapat bantuan lebih cepat. Harapan kita tiap KPM dia bisa nabung (dari bantuan itu),” jelas Mensos saat ditemui di Kementerian Keuangan.

Diharapkan Agus, dari tabungan itu para KPM lalu bisa membuat usaha mereka sendiri sehingga mereka selanjutnya dapat melalui proses graduasi dan menjadi keluarga mandiri atau keluar dari KPM.

“Itu bagian dari upaya kami untuk memproses graduasi atau lulus sehingga kpm itu bisa menjadi keluarga yang mandiri,” terangnya.

Kebijakan-kebijakan baru terutama dalam hal bantuan sosial memang akan banyak terjado tahun depan. Mengingat tahun depan merupakan tahun politik dimana Presiden Joko Widodo akan kembali mencalonkan diri. Namun, tentunya Agus enggan mengaitkan percepatan penyaluran bantuan ini ada dengan Pilpres yang akan digelar pada 17 April 2019 mendatang.

“Siklus tahunan biasa aja kok. Tahun kan dimulai Januari jadi akan lebih baik. Tidak ada kaitannya sama tahun politik,” kata dia.

Menurutnya PKH mau tidak tahun politik ataupun tahun politik memang sangat signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan dan sudah terbukti. “PKH, BPNT sudah terbukti ini yang harus kita jaga. Kalau saya yakin in the end of 2019 bisa 9 persen angka kemiskinan. Dengan komitmen dan disiplin tinggi,” pungkasnya.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : (uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini