JawaPos Radar

Gas Melon di Bantul Menghilang

13/08/2018, 22:56 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Gas Melon
ILUSTRASI: Gas melon langka di Bantul, Jogja. (Tri Widodo/Radar Boyolali/JawaPos Group)
Share this

JawaPos.comElpiji 3 kilogram atau yang biasa dikenal dengan gas melon tiba-tiba menghilang di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Bahkan kelangkaan ini sudah dialami sejak awal Juli lalu.

Salah seorang yang mengalaminya, Riyanto, 32, warga asal  Dusun Tegallayang 10, RT 6, Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul mengatakan, akibat sulitnya gas melon, ia harus mencari ke pangkalan di desa-desa tetangga.

"Sudah sejak awal Juli. Kalaupun ada, isinya sudah tidak sesuai standar. Gasnya tidak penuh," kata pria yang juga membuka warung kelontong di rumahnya itu, Senin (13/8).

Isi gas yang tidak penuh itu diketahui ketika dipakai. Biasanya bisa digunakan selama 6 hari, tapi hanya bertahan sekitar 3 hari saja. "Di regulator indikator pun tidak penuh," ucapnya.

Jika sudah langka, harga gas melon di pasaran pun ikut naik. Biasanya harga yang didapatkan di pangkalan sebesar Rp 18.500, sedangkan ketika di warung kelontong senilai Rp 21.000.

Terpisah, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIJ, Siswanto mengatakan, sulitnya mencari elpiji menurutnya tergantung dari agen masing-masing daerah.

Permasalahannya, kemungkinan karena sudah mendekati event perayaan Idul Adha yang akan jatuh pada 22 Agustus mendatang. Biasanya peningkatan penggunaan dialami oleh mereka para Usaha Kecil Menengah (UKM).

Ketika kesulitan mencari elpiji 3 kg, menurutnya masyarakat bisa mencari ke pangkalan-pangkalan lainnya. Karena dalam distribusi, antara 1 dengan pangkalan lain waktunya berbeda.

"Di pangkalan biasanya diberi stok Senin, tapi Selasa sudah habis bisa cari pangkalan lainnya. Pangkalan yang didistribusi pada hari yang berbeda," katanya.

Alternatif lainnya, menurutnya bisa juga masyarakat berganti dengan Bright 5,5 kg. Meski memang untuk harganya lebih tinggi dibandingkan dengan elpiji 3 kg. "Barangnya sebenarnya ada, bisa juga ganti Bright," ucapnya

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up