alexametrics

Harga Gas Bumi, Analis: Tak ada Subsidi Rugikan PGN Termasuk Investor

13 April 2021, 20:07:42 WIB

JawaPos.com – Pandemi Covid-19 memengaruhi kinerja perusahaan BUMN, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Alhasil, mengalami penurunan kinerja. Selain itu, kebijakan pemerintah yang menetapkan harga gas bumi sebesar USD 6 per mmbtu kepada industri tertentu sejak April 2020 juga turut memengaruhi kinerja perseroan.

Padahal, menurut Analis Finvesol Consulting Fendi Susiyanto, industri tertentu tersebut selama ini menyerap sekitar 70 persen dari gas yang dialokasikan PGN. Kabarnya PGN harus menanggung kerugian hingga USD 100 juta atau lebih dari Rp 1,4 triliun akibat harga gas USD 6 selama 2020.

“Masuk akal jika kerugian PGN akibat harga gas USD 6 bisa mencapai USD 100 juta. Karena mayoritas pengguna gas PGN adalah penerima manfaat harga gas USD 6 itu,” ujarnya, dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Baca Juga: Dampak Eksternal Pengaruhi Kinerja PGN 2020

Sementara, lanjutnya, pemerintah tidak memberikan insentif ataupun subsidi sesuai yang diamanatkan dalam regulasi. “Situasi sangat merugikan PGN, termasuk investornya di pasar modal,” ucapnya.

Fendi mengatakan, dari kaca mata investor, salah satu hal penting yang menjadi dasar untuk mengambil keputusan investasi saham adalah melihat model bisnis (business model) dengan potensi margin yang menguntungkan. Hal itu menjadi faktor pendorong nilai perusahaan akan meningkat jangka panjang.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:





Close Ads