JawaPos Radar

Jika Rupiah Melemah Hingga Lebaran, Pemerintah Gunakan Cadangan Devisa

13/03/2018, 20:00 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Jika Rupiah Melemah Hingga Lebaran, Pemerintah Gunakan Cadangan Devisa
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (Issak Ramadhan / JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Nilai tukar mata uang Rupiah hingga saat ini masih melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan masih berada di atas Rp 13.700. Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, jika Rupiah masih loyo hingga menjelang Hari Raya Lebarang, maka akan berdampak negatif kepada neraca perdagangan. 

“Soalnya menjelang lebaran biasanya impor barang konsumsi akan naik. Tahun ini nilai impor bisa bengkak dan membuat neraca perdagangan defisit,” ujarnya kepada Jawapos.com, Selasa (13/3).

Bhima menuturkan, solusi yang dapat dilakukan pemerintah melalui otoritas Bank Indonesia (BI) dapat menggunakan cadangan devisa yang nilainya USD 128 miliar untuk menjaga stabilisasi Rupiah di pasar jika Rupiah berada di atas Rp 13.800. “BI bisa gunakan Tapi konsekuensinya cadev akan terkuras,” imbuhnya. 

Opsi ke dua yang bisa dilakukan yaitu menaikkan bunga acuan 7days repo sebesar 25-50 bps untuk jaga agar dana asing tidak keluar. “Kenaikan bunga acuan membuat imbal hasil istrumen investasi domestik tetap menarik bagi asing,” tuturnya.

Bhima menambahkan, sementara tugas dalam menjaga  rupiah bukan hanya BI tapi Pemerintah juga perlu memperkuat fundamental perekonomian dan cadangan devisa melalui peningkatan ekspor non migas dan devisa pariwisata. “Semakin kokoh cadangan devisa rupiah semakin terkendali,” tandasnya.

 

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up