alexametrics

Jadi Lumbung Padi Nasional, Petani Indramayu Masih Miskin

13 Maret 2017, 10:41:21 WIB

JawaPos.com – Tingginya panen panen padi di Kabupaten Indramayu membuat daerah ini sebagai lumbung padi nasional. Betapa tidak, hasil panen padi di daerah ini menembus angka 1.700.000 ton per tahun.

Sedangkan konsumsinya cuma sebesar 250.000 ton per tahun. Hal tersebut menjadikan Indramayu sebagai salah satu daerah prioritas untuk menyukseskan program kedaulatan pangan nasional. Akan tetapi, dengan hasil padi yang besar Kabupaten Indramayu juga memiliki angka kemiskinan yang tinggi.

Menteri BUMN, Rini M. Soemarno mengatakan, ke depan Kabupaten Indramayu dicananangkan sebagai daerah untuk program rice center dan digitalisasi pertanian.

“Untuk itu dengan sinergi antar BUMN kita harus memberikan dukungan terhadap para petani Indramayu bagaimana penanganan pasca panen sehingga para petani mendapatkan hasil yang maksimal salah satunya dengan menjadikan beras biasa menjadi beras premium,” Rini seperti dilansir Indopos (Jawa Pos Group), Senini (13/3).

Untuk mendukung program padi premium dan upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Indramyu, Kementerian BUMN menggandeng  PT Permodalan Nasional Madani (Persero) untuk menjalankan program pembinaan terhadap petani Indramayu guna membudidayakan beras premium, melalui Koperasi Malai Padi Kabupaten Indramayu.

“Kebanyakan lumbung beras di sini adalah beras biasa tapi para petani tertarik untuk membudidayakan beras premium dan itu akan membantu para petani mendapatkan hasil yang maksimal, karena kita juga melihat beras premium menjadi salah satu pasar yang bagus,” ujar Direktur Utama (Dirut) PNM Parman Nataatmadja.

Parman melanjutkan, Koperasi Malai Padi bisa mengawasi dalam proses budidaya padi premium dan nantinya bisa bertindak sebagai pengepulnya. “Koperasi Malai Padi nantinya bisa bekerjasama dengan BUMN beras jadi offtacker karena BUMN lain juga sudah mulai jadi ini tahap perintisan bagi kita,” lanjutnya.

Pihaknya akan membantu para petani Indramayu agar merubah mainset mereka. PNM terus mendampingi mereka agar bisa membudidayakan beras premium untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi lagi. Serta meningkatkan taraf hidup para petani Indramayu.

Di tempat yang sama Executive Vice Presiden PNM Arief Mulyadi menjelaskan, merupakan sinergitas BUMN antar PNM dengan PT KAI dalam penyaluran dana kemitraan untuk membina para petani di Indramayu agar mendapatkan hasil yang maksimal.

“PNM menyalurkan Dana Kemitraan untuk anggota Koperasi Malai padi seIuas 70 Ha, lalu sinergi antara PNM dan PT KAI untuk tambahan penyaluran dana serta kemitraan seluas 60 Ha dan ke depan kita akan lakukan sinergi dengan BUMN lain untuk melakukan sertifikasinya,” ucap Arief. (dni/iil/JPG)

Editor : Ilham Safutra


Close Ads
Jadi Lumbung Padi Nasional, Petani Indramayu Masih Miskin