JawaPos Radar

Debut Perdana, Saham Mahkota Grup Melesat Nyaris 50 Persen

12/07/2018, 10:50 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Debut Perdana, Saham Mahkota Grup Melesat Nyaris 50 Persen
()
Share this image

Jawapos.com - Perusahaan industri kelapa sawit, PT Mahkota Grup Tbk (MGRO) hari ini meresmikan pencatatan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi emiten ke 28 tahun ini. Sehingga total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia menjadi 592 emiten.

PT Mahkota Grup Tbk mencatatkan sebanyak-banyaknya 703.688.000 saham baru atau 20 persen dari modal ditempatkan dengan harga penawaran Rp 225. Sehingga lewat IPO ini perusahaan berharap mendapatkan dana segar sebesar Rp 158,3 miliar. 

Bersamaan dengan itu, perusahaan juga mencatatkan seluruh saham biasa atas nama pemegang saham sebelum penawaran umum perdana saham sebesar 2,814 miliar saham dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum saham perdana. Sehingga jumlah saham yang dicatat perseroan di BEI sebanyak 3,518 miliar saham atau 100 persen dari modal yang ditempatkan.

Dalam debut perdananya, saham MGRO naik 49,56 persen atau 112 poin menjadi Rp 338 dari harga penawaran yang sebesar Rp 225. 

Direktur Utama Mahkota Grup mengatakan, dari hasil IPO ini sebesar 60 persen akan digunakan untuk pengembangan industri hilir melalui investasi ke Entitas anak PT Mutiara Unggul Lestari, yaitu PT Intan Sejati Andalan yang digunakan untuk pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing plant yang berlokasi di Riau. 

Sementara 40 persen akan digunakan untuk modal kerja ke entitas anak, yaitu Mutiara Unggul Lestari, PT Berlian Inti Mekar, dan PT Intan Sejati Andalan.

“Prospek pertumbuhan industri kelapa sawit merupakan tanaman penghasil minuak tertinggi dari semua jenis minyak nabati lainnya,” ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kamis (12/7).

Menurutnya, produksi CPO di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 7 persen year on year di tahun 2017/2018. Pasalnya Indonesia merupakan negara produsen CPO terbesar di dunia, hingga Oktober 2017 produksi CPO Indonesia ada di level 34,04 juta Tins dan ekspor CPO Indonesia berada di level 26,73 juta ton.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up