JawaPos Radar

Sri Mulyani Menteri Terbaik Dunia, Twitter Fadli Zon Banjir Komentar

12/02/2018, 16:38 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Sri Mulyani Menteri Terbaik Dunia, Twitter Fadli Zon Banjir Komentar
Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Wakil Ketua DPR, Fadli Zon kembali berulah di twitter. Setelah di skak-mat oleh Menteri Susi Pudjiastuti lantaran menyindir salah satu program yang dibesutnya, kini Fadli Zon melemparkan kritik kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati yang baru saja dinobatkan sebagai menteri terbaik di dunia versi World Government Summit.

"Kok bisa jadi menteri keuangan terbaik ketika target tak ada yang tercapai (pertumbuhan n pajak), subsidi dicabuti, impor naik, utang melonjak," cuit akun @fadlizon Senin pagi, (12/2).

Setelah dicuit enam jam lalu, tweet Fadli Zon itu diretweet hingga 500 kali dan dibalas 1.062 pengguna twitter.

"Kok bisa nyinyir terus pdhl dari 50 RUU cuma hasilkan 6 UU? Sibuk twitteran bos ? Anggota DPR apa buzzer  ," balas akun @sarimusdar.

"Sirik tanda tak mampu pak wkwk. Ibu sri dapet gelar master aja ilmunya bisa buat manfaat orang lain, dan pernah jadi direktur world bank pula. Lah dikau pak sia sia bgt ilmu master tapi buat nyinyir orang doang wkwk tawain aja sambil makan cireng," tulis akun @nabilmus.

"Kemarin komentarin bu susi, sekarang bu sri, anda ini berani nya cuma sama perempuan ya?," tulis akun @melvin_aliens.

Sementara itu, di akun instagram Sri Mulyani, dia menerangkan bila dirinya menerima penghargaaan sebagai the best minister in the world yang didapatnya berdasarkan riset konsultan independen yang bekerja sama dengan World Government Summit.

"Melalui pencarian Ernst& Young konsultan independen yang digandeng World Government Summit kepada para policy maker yang dianggap memiliki kapasitas dan prestasi," jelasnya.

Baginya, penghargaan ini adalah suatu kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia mengenai kemajuan Indonesia dengan upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi berbagai masalah pembangunan dan menciptakan sebuah solusi.

"Penelitian Ernst&Young bagi para menteri di seluruh dunia ini menunjukkan upaya yang kita lakukan di Indonesia telah dikenali dan mendapat penghargaan," ujarnya.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up