JawaPos Radar

Filantropis, Pilihan Hidup Usai Pensiun Orang-orang Super Kaya

11/09/2018, 09:41 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Filantropis, Pilihan Hidup Usai Pensiun Orang-orang Super Kaya
Jack Ma (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan rencana orang kaya raya asal Tiongkok Jack Ma yang mengumumkan rencana pensiun tahun depan. Jack Ma yang baru berumur 54 tahun itu akan segera mengakhiri karirnya di perusahaan teknologi raksasa Alibaba Grup dan akan fokus ke pendidikan serta filantropi.

Apa itu filantropi? Filantropi adalah tindakan seseorang yang mencintai sesama manusia serta nilai kemanusiaan, sehingga menyumbangkan waktu, uang, dan tenaganya untuk menolong orang lain. Adalah hal yang lazim bagi orang-orang super kaya di dunia yang mengabdikan hidupnya sebagai filantropis setelah pensiun.

Sebelum Jack Ma, keinginan untuk menjadi filantropis juga dilakukan oleh pasangan kaya raya Bill dan Melinda Gates. Pada tahun 2000 kekayaan Gates mencapai USD 79 miliar. Ia lalu mendirikan yayasan bersama istrinya yakni Bill and Melinda Gates Foundation.

Yayasan ini bergerak ke sejumlah program namun fokusnya adalah tentang peningkatan layanan kesehatan di negara miskin. Melalui yayasan ini sudah ada program vaksin yang bernilai miliaran untuk memberantas polio, campak, TBC, dan malaria.

Melalui yayasan itu, Gates juga mengajak teman-temannya yang super tajir untuk menyumbang. Seperti Warren Buffet, Carnegie, Rockefeller dan Ford. Tokoh-tokoh yang saking tajirnya bahkan dibuatkan biografi berjudul The Man Who Built America.

Di 2010, Gates berhasil meyakinkan 38 miliarder lainnya untuk bergabung di program Giving Pledge. Ikrar untuk memberikan setidaknya separuh hartanya untuk sesuatu yang baik, termasuk konglomerat asal Indonesia, Dato Sri Tahir yang ikut dalam program itu. Daftarnya kini ada 141 miliarder dari 16 negara.

Bagaimana dengan Jack Ma? Meski sama-sama mengabdi untuk orang lain pasca pensiun. Namun Jack Ma akan fokus di bidang pendidikan. Pria yang pernah mengajar Bahasa Inggris ini juga telah membentuk yayasan yang bergerak di bidang pendidikan sejak 2014, Jack Ma Foundation. Yayasan ini khusus memberikan perhatian pada pengembangan guru dan kepala sekolah di pedesaan Cina. 

Jack Ma juga telah membentuk Alibaba Foundation pada 2011, yaitu sebuah badan amal swasta yang mendapat biaya dari 0,3 persen pendapatan tahunan Alibaba Group.Tujuan dari Alibaba Foundation adalah mendukung kegiatan pelestarian lingkungan dan membantu rakyat miskin di Tiongkok. Adapun, Alibaba Group dan Alibaba Foundation mencatat sumbangan sebesar 37 juta dolar AS untuk anggaran fiskal 2018.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up