JawaPos Radar

76 Ribu Sertifikat Ekspor Perikanan Diterbitkan Tiap Tahunnya

11/09/2018, 06:50 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Ikan Laut
ILUSTRASI: Sejumlah pedagang tengah menjajakan ikan laut di Malang. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 76 ribu sertifikat ekspor perikanan baru diterbitkan tiap tahunnya untuk para supplier. Peningkatan mutu kualitas hasil ekspor perikanan diklaim menjadi sasarannya.

Kepala Pusat Pengembangan Mutu Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM) Widodo Sumiyanto mengatakan, kepercayaan konsumen produk perikanan nasional asal luar negeri dapat bertambah seiring dengan adanya sertifikasi ini.

"Kami setiap tahun menerbitkan 76 ribu sertifikat guna memudahkan para supplier melakukan aktivitas ekspor perikanan. Jaminan mutu internasional mutlak dilakukan untuk menjaga kualitas hasil perikanan," kata Widodo, Senin (10/9).

Widodo menambahkan, puluhan ribu sertifikat itu diberikan untuk setiap item berbeda dari 2.600 produk perikanan yang dimiliki oleh sebanyak 1.112 unit pengolahan ikan (UPI) bersertifikat.

Dengan adanya sertifikat itu, lanjut Widodo, supplier bisa mendapatkan izin melakukan aktivitas pengiriman ikan ke 122 negara tujuan. Dan untuk mendapatkannya, memang ada sederet kelengkapan dokumen yang harus dipenuhi.

"Tapi seiring dengan perketatan aturan yang ditetapkan oleh BKIPM, ekspor perikanan mengalami tren positif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya beberapa negara baru yang menjadi tujuan ekspor," ujarnya.

Sementara negara besar macam Amerika Serikat dan Tiongkok, lanjut Widodo, masih menjadi pasar terbesar ikan nasional. Kedua negara tersebut, lanjutnya, berkontribusi masing-masung sebanyak 30 persen dan 12 persen. Kemudian diikuti Jepang dan beberapa negara lain dari Eropa.

Sedangkan Kepala BKIPM Semarang R. Gatot Perdana setuju apabila sertifikasi disebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen luar negeri terhadap produk ikan asli nusantara. Dan ia berharap dengan adanya hal ini eskpor perikanan secara nasional mampu terdongkrak.

"BKIPM Semarang juga telah melakukan pendampingan kepada supplier untuk menjaga kualitas produk perikanan yang akan diekspor," cetusnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up