alexametrics

Sinergi Kementan dan Perbankan Jaga Ketahanan Pangan Bangka Belitung

11 Agustus 2020, 11:14:17 WIB

JawaPos.com – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional menghadapi tantangan yang serius satt ini. Menghadapi ancaman krisis pangan dunia akibat pandemi Covid-19, dibutuhkan kerjasama yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan. Kerjasama ini diwujudkan antara lain melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dengan fokus pada pembentukan lumbung pangan.

Memasuki musim kemarau di era adaptasi kebiasaan baru, ketersediaan pangan menjadi fokus pemerintah. Oleh karena itu, sektor pertanian harus terus dikelola dengan baik sehingga produktivitasnya kian meningkat.

Tak henti, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo selalu terjun ke lapangan, memastikan kesiapan daerah di seluruh nusantara dalam mengelola dan menjaga ketahanan pangan tersebut. Kali ini, kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan dari kunker tersebut ialah untuk memastikan bahwa pertanian sebagai sektor unggulan dapat menjaga dan meningkatkan produksinya, walau di tengah pandemi COVID-19.

Sebagai mitra pendukung dalam program pertanian nasional, BNI mendukung rangkaian kegiatan pengelolaan ketahanan pangan yang diselenggarakan Kementan di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka melalui pembiayaan pada ekosistem pertaniannya. Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian diberikan secara massif. BNI juga melakukan pendampingan, pelatihan, dan pengembangan sektor pertanian secara komprehensif.

Wujud nyata dukungan BNI di sektor pertanian ialah melalui pengelolaan kewirausahaan pertanian, kegiatan menyongsong pertanian 4.0 (smartfarming), serta serap Gabah dan aktivitas lainnya. Rangkaian program tersebut menjadi komitmen BNI dalam mendukung pemerintah terkait ‘Ketahanan Pangan Nasional’ yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Dukungan BNI terhadap program Ketahanan Pangan Nasional tersebut salah satunya diwujudkan secara simbolis melalui penyerahan KUR Tani BNI oleh Menteri Pertanian kepada petani di Bangka Belitung, akhir pekan lalu.

Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, pemerintah menaruh harapan besar pada sektor pertanian sebagai sektor yang masih dapat tumbuh melewati Pandemi Covid-19. Menteri Pertanian juga optimis bahwa sektor pertanian juga mampu berkontribusi pada aktivitas ekspor. “Pemerintah mendorong agar penyaluran KUR dapat dimaksimalkan agar petani-petani di penjuru tanah air dapat sejahtera dari usaha tani yang dijalankan,” sambungnya.

Secara terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengungkapkan, pada masa pandemi, ketika hampir semua sektor terdampak, sektor pertanian muncul sebagai pemenang dan tetap membukukan pertumbuhan positif termasuk komoditas ekspornya. Oleh karena itu, BNI kian aktif berkontribusi di sektor pertanian sesuai peran dan tanggung jawab yang ada,” ujarnya.

Peran BNI tersebut terlihat dari angka ekspansi KUR di sektor pertanian yang terus meningkat, termasuk di saat pandemi. Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung, KUR sektor pertanian telah tersalurkan sebanyak Rp 20,9 miliar kepada 168 debitur. Sedangkan secara nasional dari Januari hingga 31 Juli 2020, KUR sektor pertanian BNI telah tersalurkan sebanyak Rp 2,73 triliun kepada 86.992 debitur.

Herry juga menyampaikan bahwa “BNI mendukung pertumbuhan sektor pertanian, salah satunya dengan percepatan penyaluran KUR sektor pertanian,” ungkapnya.

Selain menggunakan klaster-klaster pada semua komoditas sektor pertanian, optimalisasi Agen 46 untuk menyalurkan pupuk, menggandeng startup untuk smartfarming, BNI juga terus berinovasi melalui pembiayaan digital, antara lain melalui aplikasi BNI Move Agriculture.

“BNI MOVE Agriculture hadir untuk menjawab kebutuhan dan permintaan pasar, khususnya petani (UMKM) yang selaras dengan program DigiKU dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang digaungkan pemerintah,” pungkas Herry.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads