alexametrics

Rekam Jejak Bersih, Destry Bakal Jadi DGS BI

11 Juli 2019, 16:35:30 WIB

JawaPos.com – Langkah Destry Damayanti menjadi Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI), tampaknya, berjalan mulus. Destry bakal menjadi DGS BI perempuan kedua setelah Miranda Goeltom. Menurut Wakil Ketua Komisi XI DPR Achmad Hafisz Tohir, sejauh ini tidak ada fraksi yang menyatakan keberatannya terkait penunjukan Destry sebagai pengganti Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara yang segera pensiun. Selain riwayat karir yang baik, rekam jejak transaksi keuangan Destry cenderung bersih dan wajar.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Komisi XI DPR dengan Pusat Pelaporan dan Analis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam rangka menguji hasil fit and proper test di gedung DPR kemarin (10/7). “Sejauh ini kami tidak ada transaksi yang luar biasa dalam rekening Destry,” kata Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin.

Achmad Hafisz Tohir mengamini pernyataan Ki Agus Badaruddin. Dia mengungkapkan, dari sisi transaksi keuangan, rekam jejak Destry terbilang baik. Meski pernah menjabat anggota dewan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), nominal dalam transaksi keuangan yang bersangkutan masih wajar. “Secara garis besar, tidak ditemukan fraud atau hal yang bisa memberi opini negatif,” jelas Hafisz seperti dikutip Jawa Pos, Kamis (11/7).

Untuk itu, komisi keuangan tersebut bakal melanjutkan pengambilan keputusan dari rapat internal. Hasilnya diumumkan hari ini. Sebelumnya, Komisi XI DPR menggelar beberapa rangkaian fit and proper test terhadap Destry. Hafisz menuturkan, Destry merupakan calon yang memenuhi syarat. Sepak terjangnya di industri keuangan tidak diragukan lagi. Yang bersangkutan pernah berkarir sebagai peneliti, banker, hingga regulator. “Yang terakhir dia (Destry, Red) berada di LPS yang merupakan lembaga yang mengawasi industri keuangan juga. Jadi hijrah ke BI saya rasa pas saja,” imbuhnya.

Ketika menjalani uji kelayakan di hadapan DPR, Destry menyampaikan lima strateginya jika menjabat deputi gubernur senior BI. Lima strategi tersebut adalah optimalisasi kebijakan yang bersifat akomodatif, pendalaman pasar keuangan, serta pengembangan sistem pembayaran. Kemudian pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Destry Damayanti

Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 16 Desember 1963

Pendidikan:
S-1 Ekonomi Universitas Indonesia
S-2 Field of Regional Science Cornell University, New York, AS

Karier:
1992-1997 Badan Analisa Keuangan dan Moneter (BAKM), Kementerian Keuangan
1997-2000 Ekonom Citibank Indonesia
2000-2003 Senior economic adviser duta besar Inggris untuk Indonesia
2005-2006 Peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
2005-2011 Chief economist Mandiri Sekuritas
2011-2015 Chief economist Bank Mandiri
2014-2015 Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN
2015 Ketua panitia seleksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
2015-sekarang Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ken/c25/oki