JawaPos Radar | Iklan Jitu

OJK Meramalkan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Politik 5,3 Persen

Ini Target Indusri Jasa Keuangan 2019

11 Januari 2019, 20:19:52 WIB
OJK Meramalkan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Politik 5,3 Persen
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (Dok. Radar Malang)
Share this

JawaPos.com – Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tantangan yang dihadapi pada tahun 2019 tidak lebih mudah dibandingkan 2018. Maka, OJK akan terus berusaha memfasilitasi dan memberikan kemudahan dalam mendukung sektor-sektor prioritas pemerintah. Melalui kebijakan dan inisiatif yang difokuskan pada 5 area.  

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, tahun ini kredit perbankan diperkirakan tumbuh sekitar 13 plus minus 1 persen dengan Rasio NPL diproyeksikan turun di akhir tahun 2019. Sementara pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) diperkirakan meningkat menjadi 8 persen -10 persen.

“Capaian 2018 ini merupakan modal yang penting bagi industri jasa keuangan untuk tumbuh lebih baik dan meningkatkan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan katalis keberhasilan reformasi struktural,” kata Wimboh di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Jumat (11/1).

Wimboh optimis tahun ini tren perbaikan perekonomian dan kinerja sektor jasa keuangan yang positif akan terus berlangsung. Perekonomian diperkirakan mampu tumbuh 5,3 persen dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5 persen.

Wimboh melanjutkan, optimisme ini juga turut diperlihatkan oleh pelaku perbankan yang tercermin dalam Rencana Bisnis Bank 2019, yang menargetkan ekspansi kredit dan Dana Pihak Ketiga masing-masing sebesar 12,06 persen dan 11,49 persen.

Sedangkan di pasar modal, OJK memproyeksikan tambahan 75 – 100 emiten baru di tahun 2019, yang akan didominasi oleh emisi obligasi atau sukuk korporasi, dengan penghimpunan dana diperkirakan berkisar Rp 200 triliun – Rp 250 triliun. 

Di Industri Keuangan Non Bank, pertumbuhan aset asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing diperkirakan tumbuh sebesar 10 persen-13 persen dan 14 persen-17 persen. 

Aset perusahaan pembiayaan tumbuh 8 persen-11 persen. Sementara, aset dana pensiun diperkirakan tumbuh moderat,  sekitar 7 persen - 9 persen untuk Dana Pensiun Pemberi Kerja dan sekitar 13 persen-16 persen untuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : Romys Binekasri

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up