alexametrics

3 Maskapai Komersilkan Bagasi, INACA: Kita Punya Hak Melakukannya

11 Januari 2019, 18:59:30 WIB

JawaPos.com – Tiga maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC) yakni Citilink, Lion Air dan Wings Air memutuskan tak lagi menggratiskan biaya bagasinya. Keputusan ini kemudian memunculkan polemik.

Sekretaris Jendral Indonesia National Air Carrier (INACA) Tengku Burhanudin menilai maskapai tersebut tidak menyalahi aturan. Sehingga, kebijakan mereka lakukan tidak bisa dikritisi.

“Kita mau jalani aturan atau tidak mau jalani aturan? begitu aja kuncinya. Kalau aturan memungkinkan, kita punya hak melakukan. Kalau melanggaar bisa di punsihment,” ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (11/1).

Jika ditelusuri, ketentuan mengenai Bagasi diatur dalam pasal 22, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Kebijakan itu mengatur setiap maskapai dalam menentukan standar pelayanan memperhatikan kelompok pelayanan yang diterapkan masing-masing maskapai, termasuk kebijakan bagasi tercatat disesuaikan dengan kelompok pelayanannya.

Sebagaimana diatur dalam pasal 3, PM 185 Tahun 2015, terdapat tiga kelompok pelayanan yang diterapkan oleh masing-masing Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal yakni pelayanan dengan standar maksimum (full services), pelayanan dengan standar menengah (medium services) dan pelayanan dengan standar minimum (no frills).

Adapun daftar kelompok pelayanan dari masing-masing maskpai sebagai berikut :

a. Full Service: PT. Garuda Indonesia dan PT. Batik Air

b. Medium service: PT. Trigana Air service, PT. Travel express, PT. Sriwijaya Air, PT. NAM Air dan PT. Transnusa Air Service

c. No frill Service: PT. Lion Air, PT. Wings Air, PT. Indonesia AirAsia, PT. Indonesia AirAsia Extra, PT. Citilink Indonesia dan PT. Asi Pudjiastuti Aviation

Menurut dia, yang terpenting dari maskapai tersebut adalah kualitas keamanan dan kenyamanannya. Jangan sampai, beban yang ditanggung konsumen tidak sesuai dengan apa yang mereka terima, khususnya untuk keselamatan.

“Kita harus save the airline. Yang penting tidak melanggar aturan, kalau melanggar kami siap membantu. Itu terserah (masyarakat). Pilihan kan banyak, kalau dia tidak suka jangan di coba. Pilihan ada, bisa memilih. Karena yang penting tidak menyalahi aturan saja maskapai,” tandasnya.

 

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi



Close Ads
3 Maskapai Komersilkan Bagasi, INACA: Kita Punya Hak Melakukannya