alexametrics

Satria Mega Kencana Cari Dana Segar di BEI, Sahamnya Naik 69,7 Persen

10 Desember 2018, 12:37:22 WIB

JawaPos.com – Perusahaan yang bergerak di bidang properti dan kawasan pariwisata, PT. Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melakukan pencatatan saham perdana di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi emiten yang ke 55 tahun ini.

PT Satria Mega Kencana melakukan aksi korporasi tersebut untuk mengakuisisi lahan dan bangunan Sotis Residence Penjernihan. Perseroan melakukan penawaran umum perdana saham dengan melepas saham ke publik sebanyak 400 juta lembar seharga Rp165 per saham.

Meskipun pada pertengahan semester tahun ini kinerja keuangan SOTS masih mencatatkan kerugian Rp12,22 miliar, namun pada perdagangan perdana hari ini di BEI Jakarta, Senin (10/12), harga saham mampu menguat 69,7 persen ke level Rp280.

Kenaikan harga SOTS tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi yang hanya sebanyak 36 kali dengan volume transaksi mencapai 280 lot, sehingga nilai transaksi tercatat sebanyak Rp768,54 juta. 

Direktur Utama Ivo Wongkaren mengatakan, dengan tercatatnya SOTS tentunya akan menambah pilihan investor untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia sesuai dengan kampanye BEI.

“Sesuai dengan strategi dan visi Perseroan berencana untuk mengembangkan kawasan pariwisata terpadu di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya,  Nusa Tenggara Barat. Keindahan alam Indonesia di wilayah timur yang masih asri dan alami serta menjadi trend saat ini, juga meningkatnya minat wisatawan lokal dan asing untuk menjelajahi wisata alam, merupakan prospek yang baik bagi performance Perseroan ke depan,” ujarnya di gedung BEI Jakarta.

Pihaknya menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Total dana yang terhimpun dari penawaran umum tersebut sebesar Rp66 miliar. Selain itu, SOTS juga menerbitkan sebanyak 200 juta Waran Seri I.

Nantinya, dana IPO akan digunakan untuk mengakuisisi tanah dan bangunan Sotis Residence Penjernihan. Saat penawaran umum perdana saham pada 3-4 Desember 2014, permintaan atas saham SOTS mengalami oversubscribed sebanyak 5,06 kali dan terhadap pooling 407,66 kali dari 400 juta saham yang ditawarkan dengan jumlah permintaan 2,03 juta saham. 

Sebagai informasi bahwa saat ini Perseroan memiliki anak perusahaan yaitu PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW) dan PT. Tanjung Karoso Permai (TKP). Perseroan memiliki beberapa properti dan telah menjalankan bisnis perhotelan di Jakarta dan Bali yang dikelola oleh Entitas Anaknya yaitu DMW. DMW menjalankan model bisnis Hotel Sotis yang dapat dikatakan memiliki keunggulan fasilitas “MICE” dimana fasilitas tersebut umumnya tidak dimiliki oleh hotel berbintang tiga.

 

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : (mys/JPC)

Satria Mega Kencana Cari Dana Segar di BEI, Sahamnya Naik 69,7 Persen