JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mendes: Banyak Kepala Desa Tak Korupsi Tapi Berurusan dengan Polisi

10 Desember 2018, 15:17:20 WIB
Mendes: Banyak Kepala Desa Tak Korupsi Tapi Berurusan dengan Polisi
Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo menyebut pada 2015 pihaknya cukup terhambat dalam menyalurkan dana desa. Hal itu terjadi lantaran banyak kepala desa yang tidak korupsi namun berurusan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Polisi.

Eko menceritakan, kejadian tersebut dipicu karena banyak kepala desa yang tidak memiliki perencanaan yang baik. Sementara itu, pemerintah mewajibkan pengelolaan dana desa yang disalurkan dari pemerintah pusat (pempus) harus dikelola seperti keuangan negara.

Ia mencontohkan, sebuah pembangunan jalan di desa sepanjang 50 meter memakan biaya sebesar Rp 50 juta. Namun, realisasinya justru membengkak jadi Rp 100 juta. Penyebabnya, perencanaan anggaran untuk membangun desa tidak tepat.

"Dalam keuangan negara itu perbedaan realisasi itu masuk ranah hukum sehingga banyak kepala desa yang tidak korupsi itu berurusan dengan polisi sama BPK," ujarnya di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (10/12).

Menurut dia, pada saat itu banyak kepala desa yang masih awam dengan sistem keuangan negara. Di sisi lain, perencanaan yang matang juga masih belum banyak dilakukan.

Pada akhirnya, kondisi tersebut membuat penyaluran dana desa pada 2015 terhambat. Dari Rp 20,67 triliun dana yang disalurkan, hanya terserap sebanyak 82,72 persen dari 74.093 desa.

"Beliau (Presiden Jokowi) mengatakan itu wajar, karena itu ongkos belajar yang harus di tempuh. Beliau malah meningkatkan dana desa," tandasnya.

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : (hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up