alexametrics

Menhub Akui Tak Mudah Wujudkan Indonesia-sentris

10 Oktober 2019, 15:00:43 WIB

JawaPos.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui infrastruktur yang ada di luar Pulau Jawa belum mampu mewujudkan pemerataan pembangunan. Padahal dalam lima tahun terkahir, infrastruktur di luar Pulau Jawa dibangun secara masif.

“Upaya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan menjadi Indonesia-sentris tidak mudah. Padahal pembangunan di luar Jawa itu sangat luar biasa,” ungkap Budi Karya dalam diskusi Transportasi Massal di Ibukota Baru, Seperti Apa? di Jakarta Pusat, Kamis (9/10).

Sejauh ini, sambung Budi Karya, pembangunan masih terpusat di Pulau Jawa. Daya tarik Pulau Jawa lebih besar dibanding kawasan lain, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lainnya.

Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappanas), kontribusi Jawa terhadap PDB sebesar 58 persen. Jumlah penduduk kurang lebih 150 juta jiwa atau 54 persen dari total penduduk Indonesia.

“Daya tarik Pulau Jawa ini sangat besar. Gulanya banyak di Jawa, salah satunya adalah jumlah penduduk. Sehingga untuk pemerataan itu sulit,” pungkas Budi Karya.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor optimistis pemerataan pembangunan akan terjadi saat ibu kota baru dimulai. Terutama untuk kabupaten dan kota yang ada di Kalimantan Timur.

“Pasti akan membawa dampak besar terhadap kita (Kalimantan Timur). Kita sudah prediksi, termasuk pemerataan pembangunan,” ujar Isran.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Abdul Rozak



Close Ads