Cerita Menteri Bambang, Awal Mula Pulau Jawa Jadi Pusat Pertumbuhan RI

10/07/2018, 14:59 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kontribusi Pulau Jawa bagi perekonomian Indonesia cukup besar. Hal itu berkaca pada kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) yang mencapai 60 persen.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro menceritakan penyebab Pulau Jawa bisa menjadi pusat pertumbuhan Indonesia. Kisah itu dimulai ratusan tahun silam saat Belanda mulai menduduki ke Indonesia untuk mengambil hasil rempah-rempahnya. Mereka masuk dari wilayah Timur Indonesia yang cukup melimpah hasil alamnya.

Kemudian, Negeri Kincir Angin itu mendirikan Kongsi Dagang Hindia Timur atau yang lebih dikenal dengan nama VOC (Vereenigde Oostoindische Compagnie). Kemudian, mereka mulai menguasai Pulau Jawa.

"Kenapa? Karena yang paling subur. Itu yang kemudian memicu kenapa Pulau Jawa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia," ujar Bambang di Indonesia Development Forum (IDF) 2018 di The Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (10/7).

Sampai akhirnya ketika Indonesia merdeka, lanjut Bambang, pemerintah baru menyadari bahwa daerah lain juga punya potensi alam yang bisa dioptimalkan untuk mendorong perekonomian.

Atas dasar itulah, pemerintah saat ini fokus dalam mengatasi kesenjangan yang sudah sejak lama terjadi antardaerah. Diharapkan, hal itu dapat menggerakkan wilayah lain.

"Sampai kemudian ketika kita merdeka, kita juga sadar bahwa Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua itu juga punya potensi yang luar biasa tetapi ekonominya masih tertinggal. Karena itulah setiap pemerintahan itu fokus mengatasi kesenjangan antardaerah," pungkasnya.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi