alexametrics

PT Hutama Karya Dapat PMN, Faisal Basri: Ini Sudah Keterlaluan

10 Juni 2020, 19:49:27 WIB

JawaPos.com – Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengaku kaget PT Hutama Karya (Persero) mendapatkan bantuan penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah. Dana tersebut sebesar Rp 11 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk melakukan pembangunan proyek Jalan Tol Trans Sumatera. Menurut Faisal, pemberian PMN tersebut terlalu dipaksakan, apalagi saat ini tengah pandemi Covid-19.

“Menurut saya bisa ditunda. Kan tol itu nggak harus nyambung tahun ini atau tahun depan,” kata Faisal dalam webminar, Rabu (10/6).

Ia pun bercerita ketika pemerintah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR, dikatakan bahwa alasan pemberian PMN tersebut karena akan menyerap banyak tenaga kerja.

Faisal mengaku tidak habis pikir dengan alasan itu. Padahal, pembangunan jalan tol lebih banyak menggunakan mesin dibandingkan manusia. Apalagi, proyek ini bukan proyek padat karya yang bisa menyerap banyak tenaga kerja.

“Masyaallah ini sudah keterlaluan ya, jalan tol sekarang tak ada tenaga kerjanya, semua adalah alat-alat berat, ini dipasakan sekali. Tol ini tidak padat karya sama sekali. Kita tidak pernah melihat ada sekumpulan orang bekerja bahu-membahu di jalan tol. Jadi terlalu dipaksakan,” ujarnya.

Faisal pun menduga PMN terpaksa disalurkan untuk membantu cashflow dari Hutama Karya yang sedang terganggu, di mana pemerintah juga memiliki piutang kepada perseroan sebesar Rp 2,3 triliun. Pemerintah pun dengan terpaksa memberikan bantuan melalui PMN untuk mendorong kinerja perseroan.

“Jadi ini mencerminkan BUMN selama 5 tahun terakhir harus menanggung beban di luar kemampuannya. Dalam situasi tambal sulam, masih bisa di carry over, dan di masa krisis (pandemi) tak ada kemewahan itu, munculah ini semua,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads