alexametrics

LPMUKP Tingkatkan Kompetensi Staf Menilai Agunan

9 Desember 2021, 10:51:26 WIB

JawaPos.com – Salmon Nugraha dan Reza Adhi Nugroho memperoleh nilai tertinggi dalam Pelatihan Dasar Penilaian 1 (PDP 1), yang digelar untuk meningkatkan kompetensi staf Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dalam menilai agunan.

Bersama 80 karyawan lainnya, mereka telah mengikuti pelatihan yang berlangsung sejak 27 September sampai 2 November 2021. “Menarik pematerinya, sesuai kebutuhan kita,” kata Salmon, Minggu (5/12/2021).

Lulusan Institut Pertanian Bogor ini mengaku menyempatkan diri belajar di perpustakaan Gedung Mina Bahari 4 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Materi-materi selama pelatihan ia pelajari kembali, sehingga nilai tertinggi dapat diraihnya.

Sementara itu, Reza mengapresiasi pelatihan yang telah diikutinya itu. “Pelatihannya bagus, banyak jadi tahu cara menilai jaminan, pengikatan sertifikat-sertifikat, jadi tahu harus apa,” jelas alumni Universitas Diponegoro ini.

Sebelumnya, Kepala Divisi Keuangan dan Pengelolaan Risiko Kartika Rini berharap seluruh peserta bisa benar-benar profesional, sehingga proses komite dapat lebih cepat untuk pencairan pinjaman modal yang lebih cepat pula. Terlebih lagi mengingat banyak pelaku usaha kelautan dan perikanan yang membutuhkan dana dari LPMUKP untuk pengembangan dan kemajuan usahanya.

Direktur LPMUKP Syarif Syahrial saat berbicara dalam pembukaan elatihan Dasar Penilaian 1 (PDP 1), yang digelar untuk meningkatkan kompetensi staf Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dalam menilai agunan. (KKP for JawaPos.com)

Hal tersebut selaras harapan Direktur LPMUKP Syarif Syahrial, agar pelatihan dapat memberikan manfaat bagi peserta. “Bisa melakukan penilaian atas agunan secara lebih sistematis yang kemudian dapat berdampak positif bagi Lembaga,” ucapnya pada pembukaan PDP 1, Kamis (2/9/2021).

Sedangkan Kepala Subdivisi Umum LPMUKP Andi Kristanto menjelaskan tujuan pelatihan yang bekerja sama dengan MAPPI dalam rangka mengembangkan kompetensi dan kemampuan pegawai, terutama dalam hal penilaian agunan.

Pelatihan dibagi dalam tiga batch, yang diikuti oleh kepala subdivisi, analis, pendamping, dan staf unit lainnya yang berkait. LPMUKP akan terus meningkatkan kompetensi pegawainya, baik dari segi unit bisnis maupun pendukungnya. “Dukungan manajemen dan peran serta pegawai menjadi sinergi yang baik untuk kemajuan LPMUKP,” pungkas Andi.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads