JawaPos Radar

Menag: Bayar Pajak Itu Pengamalan Ajaran Agama

09/11/2018, 13:31 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Menag: Bayar Pajak Itu Pengamalan Ajaran Agama
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Ridwan/JawaPos.com.)
Share this

JawaPos.com - Kewajiban membayar pajak dianggap tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan sebagai warga negara yang baik. Patuh terhadap pajak juga sebagai bagian dari pengamalan ajaran agama.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam kegiatan Pajak Bertutur di Direktorat Jenderal Perpajakan, Jakarta, Jumat (11/9).

"Dari perspektif agama, kita semua perlu memberikan pemaknaan. Jadi membayar pajak itu tidak hanya persoalan kewajiban kita sebagai warga negara, tapi itu pengejawantahan, manifestasi, perwujudan dari pengamalan ajaran agama," tuturnya.

Lanjut Lukman, selain mempromosikan moderasi agama, pihaknya juga ikut mensosialisasikan pentingnya membayar pajak dalam kehidupan bersosial dan beragama. Menurutnya, kepatuhan pajak adalah salah satu upaya dalam menjaga dan memelihara Indonesia secara berkelanjutan.

"Maksudnya, kalau kita mengamalkan ajaran agama itu sebenarnya kita sedang menjaga dan memelihara keindonesiaan kita. Karena Indonesia dikenal sebagai bangsa yang agamis," tuturnya.

"Apresiasi dan terima kasih kepada Kemenkeu yang terus berupaya bagaimana agar negara bangsa ini mampu meningkatkan kualitasnya, dan pajak adalah instrumen penting untuk kita menuju sana," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up