Kantor Pos Gratiskan Pengiriman Paket Khusus untuk Korban Gempa Lombok

09/08/2018, 14:17 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
PENGIRIMAN PAKET: Kantor Pos menggelar program pengiriman paket gratis yang khusus ditujukan untuk korban bencana.  (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepedulian terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) datang dari berbagai pihak. Termasuk dari PT Pos Indonesia (Persero) yang membuka pengiriman paket gratis yang khusus ditujukan untuk korban bencana. 

Kepala Kantor Pos Malang, Agus Aribowo mengatakan, program bertajuk Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi di Pulau Lombok itu mulai digelar mulai tanggal 8-31 Agustus mendatang. 

"Ini sebagai misi sosial dan bentuk kepedulian kami kepada para korban bencana alam," ujarnya ketika ditemui JawaPos.com, Kamis (9/8). 

Dia menerangkan, masyarakat bisa mengirimkan bantuan apapun dalam bentuk paket ataupun uang melalui kantor pos. Namun, setiap paketnya dibatasi maksimal dengan berat 20 kilogram. "Maksimalnya 20 kilogram. Tapi masih bisa mengirim lebih dari satu paket," imbuhnya. 

Paket-paket tersebut akan dikirimkan ke beberapa posko yang berada di kawasan bencana. Yakni Pos Peduli Korban Bencana Alam Gempa Bumi Di Pulau Lombok KP Mataram 83000 atau alamat posko yang sudah ditentukan oleh Pengirim. Seperti Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Timur.

Namun, Agus menjelaskan, ada beberapa paket yang dilarang untuk dikirim. Antara lain makanan mudah busuk, kemasan kurang bagus, makanan basah, dan buah-buahan. "Takutnya kalau ada gesekan (di dalam paket) di perjalanan," jelasnya. 

Dia mengungkapkan, animo masyarakat Kota Malang pun cukup besar. Sebagian besar mengirimkan paket berupa barang.

Agus menjelaskan, prosedurnya, masyarakat yang ingin mengirimkan paket cukup mendatangi loket paket dan sampaikan untuk pengiriman bantuan ke bencana Lombok. "Petugas kami nanti akan memverifikasi jika paket itu untuk bencana alam," lanjutnya. Nantinya, pengirim akan mendapat resi resmi sebagai tanda terima dan bisa dilacak melalui online. 

Salah satu pengirim paket bantuan, yakni staf RSIA Husada Bunda Malang, Ferry Erdiansyah, 26, mengatakan, pihaknya memanfaatkan program tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana. Ada beberapa paket yang dikirimkan. "Hari ini ada tiga paket. Berisi pakaian baru, pakaian bekas, selimut untuk anak kecil sampai dewasa," kata dia.

Rencananya, pihaknya juga akan melakukan pengiriman bantuan tahap kedua berupa popok, susu, dan baju keesokan harinya.

(fis/JPC)

Alur Cerita Berita

Mewujudkan Mitigasi lewat Tata Ruang 09/08/2018, 14:17 WIB
Gempa, Konstruksi, dan Edukasi 09/08/2018, 14:17 WIB
Unhas Kirim Tim Medis ke Lombok 09/08/2018, 14:17 WIB

Berita Terkait

Rekomendasi