Rupiah Melemah, Harga Bahan Pokok Masih Stabil

08/09/2018, 03:00 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
SIDAK: Jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam melakukan pemantauan harga pangan di Pasar Tos, Batam baru-baru ini. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Rupiah yang mengalami pelemahan dalam beberapa waktu belakangan belum berdampak pada kenaikan harga bahan pokok di pasaran. Termasuk bahan pokok yang didapat dari impor seperti bawang putih dan hortikultura.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindutrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Adisthy menjelaskan bahwa harga kebutuhan pokok di Batam saat ini dalam kondisi normal. Bahkan beberapa item yang sebelumnya tinggi justru mengalami penurunan. "Telur sekarang sudah stabil, harga ayam juga mengalami penurunan," kata Adisthy, Jumat (7/9).

Sebelumnya harga telur di beberapa pasar di Batam cukup tinggi, berada di kisaran angka Rp 45 ribu per papan (30 butir). Saat ini harga telur sudah stabil diangka Rp 39 ribu per papan. Sementara harga bawang putih yang berasal dari impor, juga masih berada di harga rata-rata Rp 18.000. Padahal saat ini nilai tukar rupiah mengalami pelemahan.

Adisthy menjelaskan, masih stabilnya harga pangan di Batam, karena stok bahan pangan sampai saat ini masih mencukupi untuk beberapa waktu ke depan. Demikian juga dengan alur distribusi bahan pangan yang juga telah stabil.

"Sebagian besar bahan pokok kita dari Indonesia dan masih mencukupi, bawang putih juga masih tersedia, jadi tidak berpengaruh. Apalagi sekarang arus pengiriman sudah berjalan normal,"pungkasnya.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi