JawaPos Radar

OJK Imbau Investor Saham Tak Perlu Jadi Spekulator

07/09/2018, 19:08 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
OJK Imbau Investor Saham Tak Perlu Jadi Spekulator
Olustrasi OJK (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) beberapa hari yang lalu sempat ikut jeblok menjauhi level 6.000 lantaran kepanikan pasar akibat dati nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen menyebut, penyebab dari anjloknya IHSG secara signifikan tersebut berasal dari spekulasi para investor pasar saham yang panik sehingga menjual portofolionya.

“Spekulator mengambil keputusan tapi tidak tahu persis apa yang akan terjadi, dasarnya untung-untungan," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat ( 7/9).

Hoesen mengaku, perdagangan pasar saham tak terlepas dari spekulasi para investor sebagai Respon terhadap sentimen negatif yang ada. Namun, kondisi perekonomian global yang ditakutkan oleh investor tidak akan berdampak signifikan ke perekonomian Indonesia.

Sehingga, kata dia, para pelaku pasar tak perlu terpengaruh dengan spekulator. Bahkan, Hoesen menyarankan untuk memborong saham-saham karena harganya saat ini sedang turun.

Hoesen menekankan, perekonomian Indonesia saat ini masih berfundamental baik, sehingga tak perlu ada yang ditakutkan karena akan memperkeruh perekonomian domestik 

"Jangan mencoba untuk ikut-ikutan jadi spekulator. Kondisi perekonomian kita baik kok," tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up