alexametrics

Mau Genjot Ekonomi, RI Tak Bisa Cuma Andalkan Infrastruktur

7 Februari 2019, 19:38:20 WIB

JawaPos.com – Pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) gencar membangun infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan ini dianggap bakal menjadi pondasi bagi peningkatan ekonomi Indonesia di masa mendatang. 

Namun, Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nawir Messi punya pandangan berbeda. Menurut dia, pembangunan infrastruktur tak melulu bisa jadi andalan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. 

Itu artinya, harapan pemerintah untuk bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen bakal sulit tercapai. 

“Infrastruktur jangka menengah, jangka panjang, enggak bisa anda lihat efeknya tahun depan, dua tahun lagi. Itu jangka menengah jangka panjang. Saya setuju bahwa itu penting tapi Anda enggak bisa efeknya dalam jangka pendek,” ujarnya dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/2).

Menurut dia, masih banyak sumber yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Sebut saja peningkatan nilai ekspor dan pertumbuhan investasi.

“Nah di negara-negara yang normal, yang perekonomiannya sudah maju, sumber pertumbuhannya lebih banyak dari ekspor sama investasi. Kita ini dua ini masih relatif sangat lemah ya,” kata dia.

Nawir mengatakan, sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih ditopang oleh konsumsi masyarakat yang berkontribusi hingga 50 persen. Hal itu dinilai cukup berpengaruh dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Kita lihat misalnya untuk struktur perekonomian Indonesia kan kita itu 50% lebih tumbuh dari kita belanja ya, orang orang di rumah anda belanja, kita makan, kita belanja macam macam, itu 50 persen sebagai sumber pertumbuhan,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Hana Adi

Copy Editor :

Mau Genjot Ekonomi, RI Tak Bisa Cuma Andalkan Infrastruktur