JawaPos Radar

Industri Tekstil Mirip Gula, Investasinya Naik Gila-gilaan

06/09/2015, 12:54 WIB | Editor: idham
Industri Tekstil Mirip Gula,  Investasinya Naik Gila-gilaan
ilustrasi (dok.JPNN)
Share this

JawaPos.com- Pasar tekstil Indonesia tak akan pernah lesu. Saat industri lain pontang panting bertahan dari melemahnya daya beli, tapi tekstil dan turunannya terus tumbuh melejit.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pertumbuhan industri tekstil tetap bertahan di rel positif. Menurut catatan BKPM, sepanjang semester I-2015 realisasi investasi untuk sektor tekstil naik 58% atau sebesar Rp 3,88 triliun dibandingkan semester 1-2014.

Sumbangsih sektor  tekstil disumbang oleh antara lain subsektor industri pengolahan serat tekstil mengalami pertumbuhan 213% atau sebesar Rp 2,40 triliun dari 82 proyek.

Kemudian subsektor pertenunan tekstil tumbuh 613% atau sekira Rp 163 miliar dari 25 proyek dan industri pakaian jadi tumbuh 16% sebesar Rp 941 miliar. 

Yang sangat fantastis pertumbuhan investasi industri perlengkapan pakaian sebesar 563% atau Rp 216 miliar dari 15 proyek.

“Dalam pemantauan 54 proyek investasi masa konstruksi, BKPM mencatat adanya potensi ekspor dari industri garmen sebesar USD 65,5 juta untuk tahun ini,” katanya.

 Walaupun tumbuh positif, Franky mengakui tantangan industri tekstil untuk pasar domestik, masih banyak. Yaitu, kemampuan membeli (purchasing power) mayoritas masyarakat masih di bawah rata-rata.

Masyarakat mengutamakan untuk membeli kebutuhan primer dibanding kebutuhan sekunder. Kondisi daya beli yang lemah ini diperparah dengan serbuan produk illegal dari luar negeri.

 "Sementara untuk industri tekstil yang berorientasi ekspor relatif tidak menghadapi permasalahan, kecuali untuk meningkatkan daya saing ekspor melalui kebijakan perdagangan bebas khususnya dengan Uni Eropa dan Turki," tambahnya. (hyt/JPG)

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up